Gihon Nenabu
Sekolah Tinggi Agama Kristen Arastamar Grimenawa Jayapura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Etika Digital dalam Pendidikan Agama Kristen: Pengembangan Modul Pembelajaran Anti-Cyberbullying bagi Siswa SMA Mariam Alfrida Yaung; Gihon Nenabu
Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama Vol. 4 No. 4 (2026): Oktober : Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jutipa.v4i4.715

Abstract

The development of digital technology provides opportunities for Christian Religious Education (CRE) but also presents ethical challenges, particularly cyberbullying among high school students. Digital bullying can affect the social and moral well-being of both victims and perpetrators, highlighting the need for learning that equips students with understanding, ethical awareness, and responsibility in using digital media. This study aims to formulate a conceptual framework for an anti-cyberbullying learning module grounded in Christian Religious Education for high school students. The study employs a qualitative approach using a library research method. Data were obtained through a review of books, scholarly journal articles, research findings, and other academic sources relevant to Christian Religious Education, digital ethics, cyberbullying, and character education. The findings indicate that the module framework should include an understanding of cyberbullying and its impacts, digital communication ethics, prevention strategies, and Christian values such as love, forgiveness, responsibility, justice, and respect for human dignity. The novelty of this study lies in the systematic integration of digital ethics and Christian values into anti-cyberbullying learning.
Revolusi Pembelajaran Kristen: Menyelaraskan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) dengan Potensi Kecerdasan Buatan Gihon Nenabu; Klemens Kelin; Rezeki Putra Gulo
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v4i1.75

Abstract

Transformasi Pendidikan Agama Kristen (PAK) di era digital menuntut pendekatan yang lebih adaptif dan inovatif. Artikel ini mengkaji penyelarasan kurikulum Outcome-Based Education (OBE) dengan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran berbasis iman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis fenomenologi dan kajian pustaka untuk menganalisis implementasi AI dalam PAK. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam penerapan AI untuk mendukung kurikulum OBE, termasuk dalam aspek personalisasi pembelajaran, asesmen berbasis data, dan penguatan strategi pedagogis. Novelty penelitian yang ditawarkan terletak pada eksplorasi integratif antara AI dan OBE dalam konteks pembelajaran PAK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI berpotensi meningkatkan efektivitas pencapaian kompetensi spiritual, intelektual, dan karakter Kristen, tetapi tetap membutuhkan keseimbangan dengan bimbingan guru sebagai mentor spiritual. Dengan perancangan yang tepat, AI dapat menjadi alat yang mendukung pembelajaran PAK tanpa menghilangkan esensi transendentalnya.