Madiarti Madiarti
STKIP Budidaya Binjai, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Persepsi Guru terhadap Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Efektivitas Manajemen Pendidikan di SMA Swasta Karya Bakti Selesai Desyka Desyka; Hamidah D; Madiarti Madiarti
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v7i2.3714

Abstract

Efektivitas manajemen pendidikan di sekolah tidak terlepas dari peran kepemimpinan kepala sekolah dalam mengarahkan, mengoordinasikan, dan mengawasi berbagai kegiatan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi guru terhadap kepemimpinan kepala sekolah, peran kepemimpinan dalam meningkatkan efektivitas manajemen pendidikan, serta faktor-faktor yang memengaruhi persepsi guru di SMA Swasta Karya Bakti Selesai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kepala sekolah dan guru menjadi sumber informasi dalam penelitian ini. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperiksa melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru terhadap kepemimpinan kepala sekolah secara umum tergolong baik. Hal tersebut terlihat dari komunikasi yang terbuka, keterlibatan guru dalam pengambilan keputusan, koordinasi, kerja sama, serta pelaksanaan supervisi dan evaluasi secara berkala. Kepemimpinan kepala sekolah turut mendukung efektivitas manajemen pendidikan melalui perencanaan, pengarahan, koordinasi, pengawasan, dan evaluasi kegiatan sekolah. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan sarana dan prasarana serta kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Faktor yang memengaruhi persepsi guru meliputi komunikasi, kerja sama, kompetensi, kedisiplinan, pelaksanaan program, serta kondisi sarana dan prasarana. Temuan ini berimplikasi pada perlunya penguatan kepemimpinan yang komunikatif, terbuka, partisipatif, dan berorientasi pada pengembangan sekolah.