Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Matematika melalui penerapan model cooperative learning tipe STAD berbantuan media DADUSO pada kelas IVB SDN Karangroto 03. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas dua pertemuan. Setiap siklus menggunakan desain penelitian model PTK Kemmis dan MC Taggart (1998) yang terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini berjumlah 28 murid, sedangkan objek penelitiannya yaitu hasil belajar Matematika. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi tes, observasi, serta dokumentasi. Setelah data terkumpul, data dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif melalui perbandingan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar Matematika, khususnya pada materi keliling dan luas bangun datar. Nilai rata-rata murid meningkat dari 60,36 pada pratindakan menjadi 68,57 pada siklus I dan 79,26 pada siklus II. Selain itu, persentase ketuntasan dalam penelitian ini juga meningkat dari 39% menjadi 68% pada siklus I dan 89% pada siklus II. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model cooperative learning tipe STAD berbantuan DADUSO dapat membantu murid dalam memahami materi melalui kegiatan kelompok, diskusi, dan penyelesaian soal secara bersama. Selain hasil belajar, peningkatan juga terlihat pada aktivitas guru dan murid. Dengan demikian, penerapan model cooperative learning tipe STAD berbantuan DADUSO dapat meningkatkan hasil belajar Matematika, khususnya pada materi keliling dan luas bangun datar murid kelas IVB SDN Karangroto 03.