Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pemasaran Online Produk Pertanian di Wilayah Gandrung Desa Jambudipa Juli Riauwati; Evy Nurachma; Dede Yusuf Maulana; Ita Suryanita Supyan
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat (September)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v4i3.1680

Abstract

Desa Jambudipa di Kabupaten Bandung Barat memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian organik, namun keterbatasan strategi pemasaran membuat petani masih bergantung pada tengkulak dengan keuntungan yang rendah. Urgensi pengenalan pemasaran digital menjadi penting seiring pergeseran pola konsumsi masyarakat modern yang lebih memilih produk sehat dan praktis melalui transaksi daring. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan pada 18 Agustus–12 September 2025 dengan tujuan meningkatkan kapasitas petani sekaligus memberdayakan ibu rumah tangga sebagai pemasar digital (green marketer). Metode yang digunakan mencakup sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan, serta uji coba pemasaran melalui media sosial dan marketplace. Pendekatan partisipatif-kolaboratif ini menempatkan petani sebagai produsen dan ibu-ibu rumah tangga sebagai pemasar, sehingga tercipta ekosistem pertanian digital yang adaptif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan manajemen pascapanen petani, termasuk pemilahan, pengemasan ramah lingkungan, dan branding produk lokal. Ibu-ibu rumah tangga yang semula pasif kini mampu mengelola akun jualan, memproduksi konten promosi, dan bertransaksi daring, menghasilkan tambahan penghasilan Rp150.000-Rp300.000 per bulan. Secara keseluruhan, pendapatan petani meningkat rata-rata 27 persen, dan terbentuk sinergi baru yang memperkuat solidaritas desa. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pemasaran digital mampu meningkatkan daya saing produk sekaligus memberdayakan perempuan desa. Namun, tantangan literasi digital, akses internet, dan manajemen stok masih memerlukan perhatian. Oleh karena itu, keberlanjutan program melalui pendampingan intensif, pembentukan tim pemasaran digital desa, serta dukungan infrastruktur dari pemerintah dan mitra swasta sangat disarankan untuk memperkuat model ekonomi hijau berbasis teknologi di Jambudipa.
Edukasi Pencegahan Penyakit Tidak Menular Berbasis Komunitas di Kabupaten Bandung Barat Evy Nurachma; Yunita Fourina Dewi; Abdul Rahim; Putri Ayu Lestari
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat (September)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v4i3.1683

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes mellitus, dan penyakit jantung menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, termasuk di Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema Edukasi Pencegahan Penyakit Tidak Menular Berbasis Komunitas dilaksanakan pada 18 Agustus hingga 12 September 2025 dengan metode edukasi interaktif dan praktik fisik melalui Senam Prolanis. Hasil pre-test menunjukkan bahwa hanya 45% peserta memahami faktor risiko utama PTM, sementara hasil post-test meningkat menjadi 88%. Tingkat partisipasi senam warga juga meningkat dari 30% menjadi 72%. Selain peningkatan pengetahuan, warga menunjukkan perubahan sikap dan komitmen untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti mengurangi konsumsi makanan manis, membiasakan sarapan bergizi, serta aktif berolahraga. Temuan ini menegaskan efektivitas pendekatan berbasis komunitas dalam meningkatkan kesadaran dan mendorong perubahan perilaku pencegahan PTM. Program ini berpotensi direplikasi di wilayah lain sebagai upaya mendukung pembangunan kesehatan nasional.