Deswinta Elfrida
Universitas Maritim Raja Ali Haji

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelaksanaan Mini Bootcamp dan Hackathon AI-Web Lekop Dev Camp bagi Siswa SMA/SMK Bintan Timur Ardita Wahyu Hidayah; Wisudawati Amelia Putri; Putri Ramadhanti; Ghaida Noor Hanifa Siregar; Hilda Kristiani Asni Efrata; Nur Syofi Shahirah; Deswinta Elfrida; Delia Fitri; Patricius Saut Anugerah Sitohang; Dian Kharisma Dewi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 4 (2026): November (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/rf24pz40

Abstract

Lekop Dev Camp merupakan kegiatan pengabdian yang dirancang untuk menumbuhkan talenta teknologi sekaligus memperkuat literasi digital siswa SMA dan SMK di Bintan Timur. Rangkaiannya memadukan mini bootcamp, hackathon berbasis kecerdasan buatan dan pemrograman web, serta lomba produk web. Sebanyak 80 siswa SMK Negeri 1 dan SMA Negeri 1 Bintan Timur mengikuti kegiatan yang berjalan secara partisipatif melalui tahap perencanaan, persiapan, pembekalan, praktik, pendampingan, kerja proyek, dan kompetisi. Materi yang diberikan mencakup problem finding, perancangan antarmuka, pemrograman web, penggunaan kecerdasan buatan secara bertanggung jawab, dan bisnis digital. Peserta terbukti mampu menerjemahkan pembekalan menjadi karya. Empat tim membangun dan mempresentasikan produk web yang mengangkat persoalan nyata di bidang ekonomi digital, administrasi sekolah, dan lingkungan, sementara seluruh peserta menghasilkan portofolio daring dan repositori kode, dan tiap tim menyusun Business Model Canvas. Perubahan yang paling terasa justru bukan pada penguasaan alat, melainkan pada kebiasaan peserta menemukan masalah lebih dulu sebelum memilih solusi teknologi, serta pada sikap memperlakukan kecerdasan buatan sebagai alat bantu yang keluarannya tetap harus diperiksa. Temuan ini memperlihatkan bahwa merangkai problem finding, praktik langsung, pendampingan, dan kompetisi dalam satu alur layak ditempuh untuk menumbuhkan talenta teknologi siswa secara berkelanjutan.