Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Penambahan Heat Exchanger Pada Knalpot Dan Waktu Kinerja Terhadap Kandungan Emisi Gas Buang Sepeda Motor 4 Langkah Andi Yulianto; Aditya Wahyu Pratama; Dwi Djoko Suranto
Jurnal Teknik Terapan Vol. 3 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jteta.v3i2.42

Abstract

Perkembangan teknologi otomotif saat ini telah menghasilkan inovasi-inovasi terbaru yang lebih canggih, meningkatkan jumlah kendaraan yang beredar di masyarakat. Namun, peningkatan jumlah kendaraan juga mengakibatkan peningkatan emisi gas buang. Gas buang, yang merupakan sisa pembakaran bahan bakar di dalam mesin, mengandung polutan seperti Nitrogen Oksida (NOx), Karbon Monoksida (CO), Hidrokarbon (HC), dan partikel debu yang mengandung timbal (Pb). Penelitian ini menggunakan alat heat exchanger yang menggunakan bahan bakar pertamax pada 1500 RPM selama 5, 10, dan 15 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan emisi gas buang terbaik terjadi pada variasi waktu 15 menit dengan laju aliran fluida 6 lpm. Sebelum pendinginan, kandungan gas buang CO, CO₂, O₂, dan HC adalah 0,83%Vol, 10,2%Vol, 8,95%Vol, dan 137 ppm, masing-masing. Setelah pendinginan, dengan variasi waktu 15 menit dan laju aliran fluida 6 lpm, kandungan gas CO, CO₂, O₂, dan HC menjadi 0,43%Vol, 7,4%Vol, 12,01%Vol, dan 72,5 ppm, masing-masing. Ini menunjukkan penurunan yang signifikan, dengan penurunan gas CO sebesar 48,1%, penurunan CO₂ sebesar 27,4%, kenaikan O₂ sebesar 34,1%, dan penurunan HC sebesar 47%.