Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya harapan orang tua agar anak yang lulus dari Raudatul Athfal mampu membaca dan menulis. Pemahaman orang terhadap literasi dasar anak usia dini sangat berpengaruh terhadap perkembangan literasi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak ekspektasi orang tua terhadap kemampuan baca tulis anak sebelum memasuki sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan melibatkan 30 orang tua dan 30 anak usia 4–6 tahun sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara. Analisis kuantitatif menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi sederhana, sedangkan analisis kualitatif menggunakan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dari data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara ekspektasi orang tua dan kemampuan baca tulis anak dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,62 dan nilai signifikansi 0,001. Hasil regresi menunjukkan bahwa ekspektasi orang tua berpengaruh sebesar 38% terhadap kemampuan literasi anak. Temuan kualitatif menunjukkan bahwa ekspektasi yang realistis dan diwujudkan melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan berdampak positif terhadap perkembangan anak, sedangkan ekspektasi yang terlalu tinggi dapat menimbulkan tekanan psikologis dan menurunkan minat belajar. Dengan demikian, ekspektasi orang tua perlu dikelola secara bijak agar dapat mendukung perkembangan literasi anak secara optimal tanpa menimbulkan dampak negatif.