Pelayanan gizi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Kabupaten Lombok Utara menghadapi berbagai permasalahan, antara lain tingginya sisa makanan pasien, ketidaksesuaian preferensi dan porsi makanan, keterlambatan penyajian, terbatasnya edukasi gizi, minimnya variasi menu, serta rendahnya keterlibatan pasien dalam perencanaan menu. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelayanan petugas gizi terhadap tingkat kepuasan pasien rawat inap, sekaligus mengidentifikasi jenis pelayanan dan tingkat kepuasan pasien. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien rawat inap di RSUD Tanjung Kabupaten Lombok Utara selama tiga bulan terakhir (Juni–Agustus 2024) sebanyak 1.386 orang. Jumlah sampel dihitung menggunakan rumus Slovin dengan margin kesalahan 10%, menghasilkan 93 responden yang dipilih melalui teknik probability sampling (simple random sampling). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas (r-tabel 0,374) dan reliabilitasnya (Cronbach's Alpha 0,757 untuk kedua variabel), kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 59,1% responden menyatakan puas terhadap pelayanan petugas gizi, dan 65,6% responden menyatakan puas terhadap pelayanan secara keseluruhan. Uji regresi linear sederhana menghasilkan persamaan Y = 2,331 + 0,339X, dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,000 (p<0,05) dan koefisien determinasi (R-square) sebesar 0,65, yang berarti 65% variasi tingkat kepuasan pasien dijelaskan oleh kualitas pelayanan petugas gizi, sedangkan 35% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Dapat disimpulkan bahwa pelayanan petugas gizi berpengaruh signifikan dan positif terhadap tingkat kepuasan pasien rawat inap; semakin baik pelayanan gizi yang diberikan, semakin tinggi pula kepuasan pasien.