Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Filosofi Hijau Pada Selogan "Tioq Tata Tunaq" Kabupaten Lombok Utara Satria Efendi; Muhammad Sukri
Cordova Journal Vol. 15 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : The Center for Language Development, Mataram State Islamic University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/cordova.v15i2.9134

Abstract

Apart from being a medium of communication, language also has various functions, one of them as a suggestion tool. There are various multi-disciplines related to language, such as sociolinguistics, psycholinguistics, and so on. There is also the term Eco-linguistics which connects the influence of language with the human biological environment. The slogan "Tioq Tata Tunaq" in North Lombok is the object of the researcher's study in this paper. It is felt that the slogan has a philosophical view of environmental preservation. Until now, there has been no research related to the philosophical content of the slogan "Tioq Tata Tunaq" related to environmental conservation. Therefore, the researcher has studied the slogan using an Eco-linguistic theory approach, with a dialectical linguistic method, parsing the discourse contained in each word listed in the "Tioq Tata Tunaq" slogan by finding inter-textual, intra-textual, and extra-textual elements. Besides, it also parses the key morphemes in the slogan. The researcher found that there is a close connection between the slogan "Tioq Tata Tunaq" and the preservation of the biological environment. After analyzing, the researcher found that each key of morpheme in the slogan directs its meaning to matters related to green philosophy (nature conservation). So it can be said that the slogan "Tioq Tata Tunaq" contains the philosophy of preserving nature or the biological environment. Keyword: Eco-linguistics, Tioq Tata Tunaq, Green Philosophy, Language, Natural Environment, Biology
Filosofi Hijau pada Selogan “Tioq Tata Tunaq” Kabupaten Lombok Utara: Kajian Ekolinguistik Juanda Ali Sahbana; Zulhadi2; Satria Efendi
P@RAD!GMA : Jurnal Kajian Budaya & Media Vol. 4 No. 02 (2026): P@RAD!GMA: Jurnal Kajian Budaya & Media
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selain sebagai media komunikasi, bahasa juga mempunyai berbagai fungsi, salah satunya sebagai alat sugesti. Ada berbagai multidisiplin ilmu yang berkaitan dengan bahasa, seperti sosiolinguistik, psikolinguistik, dan lain sebagainya. Ada pula istilah Eko-linguistik yang menghubungkan pengaruh bahasa dengan lingkungan biologis manusia. Slogan “Tioq Tata Tunaq” di Lombok Utara menjadi objek kajian peneliti dalam tulisan ini. Slogan tersebut dirasa mempunyai pandangan filosofis terhadap pelestarian lingkungan hidup. Hingga saat ini belum ada penelitian terkait kandungan filosofis dari slogan “Tioq Tata Tunaq” terkait pelestarian lingkungan. Oleh karena itu, peneliti mengkaji slogan tersebut dengan menggunakan pendekatan teori Eko-linguistik, dengan metode linguistik dialektis, mengurai wacana yang terdapat pada setiap kata yang tercantum pada slogan “Tioq Tata Tunaq” dengan menemukan intertekstual, intratekstual, dan ekstra. -elemen tekstual. Selain itu juga mengurai morfem kunci dalam slogan tersebut. Peneliti menemukan adanya kaitan erat antara slogan “Tioq Tata Tunaq” dengan pelestarian lingkungan hayati. Setelah dilakukan analisis, peneliti menemukan bahwa setiap kunci morfem pada slogan tersebut mengarahkan maknanya pada hal-hal yang berkaitan dengan filosofi hijau (pelestarian alam). Jadi dapat dikatakan semboyan “Tioq Tata Tunaq” mengandung filosofi menjaga kelestarian alam atau lingkungan hayati.
Pengaruh Pelayanan Petugas Gizi Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah Tanjung Kabupaten Lombok Utara Arifa Maulani; Zulhadi; Satria Efendi
P@RAD!GMA : Jurnal Kajian Budaya & Media Vol. 4 No. 02 (2026): P@RAD!GMA: Jurnal Kajian Budaya & Media
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan gizi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Kabupaten Lombok Utara menghadapi berbagai permasalahan, antara lain tingginya sisa makanan pasien, ketidaksesuaian preferensi dan porsi makanan, keterlambatan penyajian, terbatasnya edukasi gizi, minimnya variasi menu, serta rendahnya keterlibatan pasien dalam perencanaan menu. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelayanan petugas gizi terhadap tingkat kepuasan pasien rawat inap, sekaligus mengidentifikasi jenis pelayanan dan tingkat kepuasan pasien. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien rawat inap di RSUD Tanjung Kabupaten Lombok Utara selama tiga bulan terakhir (Juni–Agustus 2024) sebanyak 1.386 orang. Jumlah sampel dihitung menggunakan rumus Slovin dengan margin kesalahan 10%, menghasilkan 93 responden yang dipilih melalui teknik probability sampling (simple random sampling). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas (r-tabel 0,374) dan reliabilitasnya (Cronbach's Alpha 0,757 untuk kedua variabel), kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 59,1% responden menyatakan puas terhadap pelayanan petugas gizi, dan 65,6% responden menyatakan puas terhadap pelayanan secara keseluruhan. Uji regresi linear sederhana menghasilkan persamaan Y = 2,331 + 0,339X, dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,000 (p<0,05) dan koefisien determinasi (R-square) sebesar 0,65, yang berarti 65% variasi tingkat kepuasan pasien dijelaskan oleh kualitas pelayanan petugas gizi, sedangkan 35% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Dapat disimpulkan bahwa pelayanan petugas gizi berpengaruh signifikan dan positif terhadap tingkat kepuasan pasien rawat inap; semakin baik pelayanan gizi yang diberikan, semakin tinggi pula kepuasan pasien.
Strategi Pengelolaan Wisata Air Terjun Tiu Kelep Dalam Meningkatkan Minat Kunjungan Wisatawan Di Kabupaten Lombok Utara Mia Andina; Muh. Azkar; Satria Efendi
EKBIS : Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol. 2 No. 01 (2026): EKBIS : Jurnal Ekonomi & Bisnis
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan Wisata Air Terjun Tiu Kelep dalam meningkatkan minat kunjungan wisatawan di Kabupaten Lombok Utara. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan yang diterapkan meliputi tiga aspek utama, yaitu pengembangan fasilitas wisata, promosi wisata, serta peningkatan pelayanan dan kelestarian lingkungan. Pengembangan fasilitas dilakukan melalui penyediaan sarana dan prasarana pendukung, seperti area parkir, kamar mandi, tempat istirahat, tempat sampah, jalur trekking yang aman, serta layanan pemandu wisata. Strategi promosi dilaksanakan melalui pemanfaatan media sosial dan pengembangan website resmi sebagai media pemasaran digital. Sementara itu, strategi pelayanan dan kelestarian lingkungan diwujudkan melalui penyediaan fasilitas kebersihan, pemeliharaan kawasan wisata, dan peningkatan kualitas pelayanan kepada wisatawan. Meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan anggaran dan belum optimalnya dukungan pemerintah dalam pengembangan fasilitas, secara keseluruhan strategi pengelolaan yang diterapkan mampu meningkatkan kenyamanan wisatawan, memperkuat daya tarik destinasi, serta mendorong peningkatan minat kunjungan wisatawan ke Wisata Air Terjun Tiu Kelep.
Implementasi Manajemen Bumdes Polah Palih Polos Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa: Studi Empiris Di Desa Bentek Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara Khoviyatun Nida; Muh. Azkar; Satria Efendi
EKBIS : Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol. 2 No. 01 (2026): EKBIS : Jurnal Ekonomi & Bisnis
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memegang peranan strategis sebagai entitas berbadan hukum yang mengelola aset dan potensi ekonomi desa guna memacu pembangunan inklusif serta menyumbang Pendapatan Asli Desa (PADes). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif implementasi fungsi-fungsi manajemen yang mencakup perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan pengawasan (controlling) pada BUMDes Polah Palih Polos di Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, serta mengevaluasi kontribusinya terhadap PADes dan merumuskan strategi pengembangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis pendekatan naturalistik. Data dihimpun melalui teknik observasi lapangan, wawancara mendalam terhadap informan kunci (Kepala Desa Bentek), informan utama (Direktur ) dan informan pendukung, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan fungsi-fungsi manajemen pada BUMDes Polah Palih Polos belum berjalan secara optimal. Kinerja kontribusi BUMDes terhadap PADes mengalami tren penurunan yang signifikan, yaitu dari Rp 15.000.000,00 pada tahun 2022, menjadi Rp 20.521.503,00 pada tahun 2023, dan merosot tajam menjadi Rp 5.048.300,00 pada tahun 2024, meskipun alokasi proporsi bagi hasil secara regulatif ditetapkan sebesar 25% dari total pendapatan usaha. Faktor penghambat utama yang diidentifikasi meliputi kelemahan struktur organisasi dan pembagian kerja, kurangnya pelatihan serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengelola, rendahnya kesadaran dan partisipasi masyarakat, serta maraknya kredit macet akibat ketidakmampuan nasabah meminjam mengembalikan pinjaman tepat waktu. Formulatif strategi pemulihan melalui analisis SWOT menekankan penguatan tata kelola kelembagaan, perbaikan sistem pencatatan keuangan internal, penegakan regulasi pinjaman, dan diversifikasi unit usaha berbasis potensi lokal desa.