Adzima, Derin Fauzan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BEBERAPA UPAYA UNTUK MENERAPKAN PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI Adzima, Derin Fauzan; Manuara, Endang; Maftuh, Bunyamin; Kembara, Maulia Depriya
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 14 No. 2 (2026): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v14i2.62386

Abstract

Abdurrahman Wahid (1991:163), menyatakan Pancasila sebagai ideologi bangsa artinya setiap warga negara Republik Indonesia terikat oleh ketentuan-ketentuan yang sangat mendasar yang tertuang ke dalam Sila-sila. Pancasila sebagai ideologi juga pada hakikatnya bukan merupakan suatu hasil perenungan atau pemikiran seseorang atau kelompok, melainkan diangkat dari nilai adat-istiadatnya, nilai kebudayaan dan nilai-nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia. Untuk mewujudkan sebuah cita-cita bansa Indonesia kita sebagai warga negara yang baik harus mengimplementasikan pancasila sebagai ideologi.karena dengan mengimplementasikan pancasila sebagai ideologi bansa indonesia maka akan mempermudah jalan untuk mewujudkan suatu cita-cita bangsa, mewujudkan suatu pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Memajukan kesejahteraan umum. Mencerdaskan kehidupan bangsa. Metode penelitian yang kami gunakan adalah metode kuantitatif, yaitu metode pengumpulan data. Kami mengumpulkan data melalui wawancara beberapa mahasiswa dan membuat kuesioner melalui google form. Kemudian dianalisis juga diberikan interpretasi sesuai dengan landasan teori serta kebutuhan.1. Kuesioner Kuesioner pada penelitian ini terdiri dari serangkaian pertanyaan yang diberikan dalam bentuk link google form kepada sejumlah mahasiswa untuk mengetahui pendapat mahasiswa secara general mengenai Pancasila sebagai ideologi. 2. Wawancara Tahap pengumpulan data melalui wawancara dan tanya jawab dengan beberapa narasumber atau pihak-pihak yang terkait diantaranya mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia. Dari berbagai narasumber yang diberikan angket berisi pertanyaan pertanyaan berikut, peneliti bisa menarik kesimpulan jika upaya untuk mempertahankan Pancasila sebagai ideologi dapat dilakukan dengan tiga hal yaitu melalui pendekatan budaya, internalisasi di semua tingkat pendidikan, dan penegakan hukum terhadap hal-hal yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. Kiita pula harus dengan berani menghadapi tantangan ataupun ancaman dan menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup ditengah-tengah masyarakat, juga salah satu upaya lainnya dengan mengakui kebenaran dari Pancasila, dimengerti, dipahami, serta dipraktikan dalam kehidupan sehari-hari. Ideologi merupakan keseluruhan pandangan cita-cita, nilai dan keyakinan yang ingin diwujudkan dalam kenyataan hidup yang konkrit (Soerjanto Poespowardojo, 1991:44). Ideologi mampu memberi semangat dan arahan yang positif bagi kehidupan bermasyarakat untuk berjuang melawan berbagai penderitaan, kemiskinan, dan kebodohan. Maka dari itu, dengan adanya pemahaman yang baik mengenai ideologi, seseorang dapat menangkap apa yang dilihat benar dan tidak benar, serta apa yang dinilai baik atau tidak. Pancasila sebagai Ideologi secara harfiah berarti ilmu pengetahuan tentang ide-ide atau ajaran tentang pengertian-pengertian dasar. Dalam pengertian sehari-hari, ‘idea’ disamakan dengan cita-cita yang bersifat tetap, yang harus dicapai, sehingga cita-cita yang bersifat tetap itu sekaligus merupakan dasar, pandangan atau faham (Kaelan, 2016, 111). Ideologi negara merupakan perkembangan dari ideologi bangsa. Abdurrahman Wahid (1991:163), menyatakan Pancasila sebagai ideologi bangsa artinya setiap warga negara Republik Indonesia terikat oleh ketentuan-ketentuan yang sangat mendasar yang tertuang kedalam Sila-sila. Pancasila sebagai ideologi juga pada hakikatnya bukan merupakan suatu hasil perenungan atau pemikiran seseorang atau kelompok, melainkan diangkat dari nilai adat-istiadatnya, nilai kebudayaan dan nilai-nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia. Implementasi dari Pancasila sebagai ideologi sendiri pun pada saat ini sudah cukup baik. Tetapi masih banyak sekali catatan dan menjadi tugas kita untuk meningkatkan kembali pemahaman serta pengimplementasiannya agar dapat sesuai harapan. Diperkembangan era globalisasi, Pancasila masih sangat dibutuhkan dan masih sangat relevan dengan kehidupan saat ini guna untuk membatasi diri dan memilih mana hal yang membawa dampak positif dan menjauhkan hal yang membawa dampak negatif. Dampaknya bisa kita jumpai diberbagai hal, salah satunya berdampak pada ideologi seseorang. Seperti yang kita tahu Pancasila merupakan Ideologi dari negara Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Namun banyak hal yang dapat merusak dan melunturkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupannya. Pancasila dijadikan sebagai ideologi negara yaitu sebagai sarana pemersatu masyarakat dan pengarah motivasi bangsa untuk mencapai cita-cita. Maka dari itu, jika ideologi bangsa Indonesia bukan ideologi Pancasila maka Indonesia tidak memiliki dasar negara, sehingga negara akan kacau dan kesulitan dalam menyelenggarakan pemerintahan. Selain itu, konflik juga akan sering terjadi dan persatuan serta kesatuan bangsa indonesia menjadi terancam atau bahkan bisa hancur. Ancaman bagi Pancasila sebagai Ideologi yaitu munculnya paham-paham yang bersandar pada otoritas materi, seperti liberalisme, kapitalisme, komunisme, sekularisme, pragmatisme, dan hedonisme yang menggerus kepribadian bangsa yang berkarakter nilai-nilai pancasila. Pancasila sebagai ideologi belum sepenuhnya diterapkan di dalam kehidupan bermasyarakat maupun di dalam elemen pemerintahan yang ada. Pancasila sebagai ideologi masih lemah terbukti dari kehidupan kita sehari-hari contohnya beberapa orang belum menerapkan Pancasila sebagai dasar pemikirannya dalam berperilaku. upaya untuk menerapkan pancasila sebagai ideologi adalah dengan cara menanamkan dan mengamalkan Pancasila sebagai ideologi didalam masing-masing individu terlebih dahulu, jika sudah tertanam dalam kehidupan suatu individu maka akan mudah untuk diimplementasikan dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat di Indonesia maka akan tercapainya tujuan bersama.