Anindita Rahma Candrasekar
Magister Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro Center for Coastal Rehabilitation and Disaster Mitigation Studies, Integrated Laboratory for Research and Services, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Distribusi Mikroplastik dan Material Padatan Tersuspensi (MPT) di Muara Sungai Sengkarang, Pekalongan Talitha Sahda Nindyra W; Kunarso Kunarso; Muhammad Zainuri; Adzkia Noerma Arifa; Muhammad Shulhan Jihadi; Annisa Dianti Cahyaningtyas; Anindita Rahma Candrasekar
Buletin Oseanografi Marina Vol 15, No 3 (2026): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/buloma.v15i3.71896

Abstract

Wilayah Pekalongan dengan panjang garis pantai ± 6,15 km menghadapi limbah mikroplastik dan bahan organik akibat kegiatan industri dan antropogenik. Keberadaan mikroplastik yang terakumulasi serta suspensi sedimen dapat berdampak buruk pada lingkungan dan kualitas perairan. Penelitian ini bertujuan mengetahui kandungan dan distribusi mikroplastik dengan material padatan tersuspensi (MPT) di Muara Sungai Sengkarang menggunakan 12 stasiun representatif. Pengambilan sampel dilakukan secara in-situ pada 30 Mei 2024, dianalisis melalui pemodelan particle tracking, mud transport, hidrodinamika 2D, serta uji korelasi Pearson. Hasil menunjukkan kelimpahan mikroplastik sebesar 34–760 partikel/m³ dengan karakteristik dominan fragmen hitam (50-250 μm). Kandungan terbanyak berada pada wilayah muara hingga laut lepas (T26, T6, T18). Konsentrasi MPT sebesar 25–64 mg/L dengan nilai tertinggi di stasiun T28, T7, T4. Mikroplastik dominan terakumulasi di pesisir dekat sungai, sedangkan kepadatan MPT cenderung menurun menuju laut lepas. Keterkaitan mikroplastik dan MPT tidak berkorelasi secara signifikan dengan pengaruh MPT terhadap keberadaan mikroplastik hanya sebesar 3,7249% (R2 0,037249; p-value 0,547). Kandungan serta sebaran keduanya diduga dipengaruhi faktor hidro-oseanografi seperti pasang surut, arus, dan batimetri.