Pitri Nopi Yanti
Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri, Universitas Pendidikan Indonesia, Jl. Dr. Setiabudi No.229, Isola, Kec. Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat 40154

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Air Blast Freezing (ABF) terhadap Mutu Ikan Filet: Systematic Literature Review Tazkia Khairana Fakhriza; Afifah Fauziah; Esti Amelia; Pitri Nopi Yanti; Dewi Nur Azizah
Jurnal Teknologi Pangan Vol 10, No 2 (2026)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jtp.2026.58040

Abstract

Ikan merupakan komoditas yang mudah mengalami penurunan mutu sehingga memerlukan teknologi pengawetan yang efektif untuk mempertahankan kualitasnya selama penyimpanan dan distribusi. Air Blast Freezing (ABF) merupakan salah satu metode pembekuan yang banyak digunakan dalam industri perikanan karena mampu memperpanjang umur simpan produk melalui penghambatan aktivitas mikroorganisme, enzim, dan reaksi kimia. Namun, informasi mengenai pengaruh ABF terhadap berbagai parameter mutu filet ikan masih tersebar dalam berbagai publikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis pengaruh Air Blast Freezing (ABF) terhadap mutu filet ikan berdasarkan parameter fisik, kimia, mikrobiologi, dan sensori. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan pada basis data Google Scholar, ScienceDirect, dan Springer dengan rentang publikasi tahun 2016–2026. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan pendekatan thematic synthesis. Hasil kajian menunjukkan bahwa ABF mampu mempertahankan mutu filet ikan, namun efektivitasnya dipengaruhi oleh suhu pembekuan, laju pembekuan, dan lama penyimpanan. Pada aspek fisik, ABF berpengaruh terhadap drip loss, tekstur, warna, Water Holding Capacity (WHC), dan mikrostruktur jaringan. Pembekuan pada suhu yang lebih rendah dan laju pembekuan yang lebih cepat cenderung menghasilkan kristal es yang lebih kecil sehingga mampu mengurangi kerusakan jaringan dan mempertahankan mutu produk. Pada aspek kimia, ABF dapat memengaruhi pH dan memperlambat denaturasi protein, meskipun kualitas tetap menurun selama penyimpanan jangka panjang. Selain itu, ABF juga mampu menjaga mutu mikrobiologi dan sensori filet ikan pada tingkat yang masih dapat diterima. Secara keseluruhan, ABF merupakan teknologi pembekuan yang efektif untuk preservasi filet ikan dan berpotensi mempertahankan kualitas produk selama penyimpanan beku.