Abstrak: Desa wisata harus memiliki identitas yang kuat untuk menarik minat wisatawan dan mempertahankan daya saingnya. Branding desa wisata menjadi strategi yang dapat membangun citra positif, memperkuat identitas, meningkatkan engagement public dan memengaruhi niat kunjungan wisatawan. Penggunaan media digital dapat meningkatkan efektivitas branding desa wisata dan memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat. Namun, pemahaman teknis di tingkat desa yang masih terbatas sering kali menjadi tantangan utama dalam penyampaian informasi yang efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menyusun dan menyebarluaskan konten edukasi kesehatan dan keselamatan melalui media digital. Kegiatan dilaksanakan di salah satu desa wilayah pesisir dengan melibatkan 25 peserta yang terdiri atas pengelola BUMDes dan kader kesehatan. Metode kegiatan meliputi koordinasi, Focus Group Discussion, sosialisasi, pelatihan, serta monitoring dan evaluasi. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan metode pre-test dan post-test sebanyak 10 soal, observasi keterampilan, serta kuesioner kepuasan peserta. Hasil menunjukkan bahwa peserta dengan pengetahuan kategori baik meningkat 60%, 80% peserta memiliki keterampilan kategori baik dalam penyusunan dan penyebarluasan konten digital. Evaluasi kepuasan menunjukkan 56% peserta menilai kegiatan sangat baik, sedangkan 72% menilai materi dan pemateri sangat baik. Kegiatan juga menghasilkan revitalisasi website Pesona Cemandi sebagai media informasi dan branding desa wisata.Abstract: Tourism villages must possess a strong identity to attract tourists and maintain their competitiveness. Branding serves as a strategy to build a positive image, strengthen identity, boost public engagement, and influence tourists' intentions to visit. The use of digital media can enhance the effectiveness of tourism village branding and expand the reach of information to the public; however, limited technical understanding at the village level often poses a major challenge to effective information dissemination. This community service program aimed to improve partners’ knowledge and skills in developing and disseminating health and safety educational content through digital media. The program was conducted in Tambak Cemandi Village and involved 25 participants consisting of BUMDes managers and health cadres. The activities included coordination, Focus Group Discussion, socialization, training, monitoring, and evaluation. Evaluation was conducted using pre- and post-tests, skills observation, and participant satisfaction questionnaires. The results showed that the proportion of participants with good knowledge increased 60%, 80% of participants demonstrated good skills in developing and disseminating digital content. Satisfaction evaluation showed that 56% of participants rated the activity as very good, while 72% rated both the materials and facilitators as very good. The program also revitalized the Pesona Cemandi website as a digital information and tourism branding platform.