Tri Setyo Budi
Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Mercu Buana Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan dan Analisis Kekuatan Egrang Pneumatik Berbahan Aluminium Alloy 6061 Untuk Pekerjaan Konstruksi Menggunakan Metode Finite Element Analysis (FEA) M Bintang Dwitama; Tri Setyo Budi; Subekti Subekti
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 12 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v12i2.2658

Abstract

Pekerjaan konstruksi pada area ketinggian rendah masih banyak menggunakan tangga dan scaffolding yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas dan fleksibilitas perpindahan posisi kerja. Penelitian ini bertujuan merancang dan menganalisis kekuatan egrang pneumatik berbahan Aluminium Alloy 6061 sebagai alternatif alat bantu kerja untuk pekerjaan konstruksi pada ketinggian rendah. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan tiga alternatif desain egrang pneumatik dengan konfigurasi struktur yang berbeda dan evaluasi kekuatannya menggunakan metode Finite Element Analysis (FEA). Perancangan dilakukan menggunakan SolidWorks, sedangkan analisis struktur menggunakan SolidWorks Simulation dengan pembebanan statis vertikal dan horizontal pada beban pengguna maksimum 100 kg. Parameter yang dianalisis meliputi von Mises stress, displacement, dan safety factor. Hasil simulasi menunjukkan bahwa Desain 2 tidak memenuhi kriteria keamanan pada pembebanan horizontal dengan safety factor sebesar 0,83. Desain 1 dan Desain 3 memenuhi kriteria keamanan pada kedua kondisi pembebanan, dengan safety factor Desain 3 sebesar 4,1 pada pembebanan vertikal dan 2,5 pada pembebanan horizontal. Desain 3 juga menghasilkan displacement sebesar 2,691 mm pada pembebanan vertikal dan 4,683 mm pada pembebanan horizontal. Berdasarkan perbandingan hasil simulasi dan karakteristik desain, Desain 3 dipilih sebagai rancangan akhir karena memenuhi kriteria keamanan serta memiliki massa 1,66 kg dan tinggi maksimum 610 mm.