Afifah, Elok Dwi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Identifikasi Poliploidi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Tajuk akibat Perlakuan Kolkisin Afifah, Elok Dwi; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 8 (2026): Agustus
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.8.04

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan tanaman umbi yang tergolong dalam keluarga Alliaceae. Komoditas bawang merah di Indonesia memiliki produktivitas yang tinggi diikuti dengan permintaan dan tingkat konsumsi masyarakat. Penilaian masyarakat terhadap hasil kualitas umbi juga memengaruhi produksi bawang merah, oleh karenanya diperlukan adanya perbaikan hasil produktivitas bawang merah agar diperoleh kualitas yang unggul dengan adanya perbaikan karakter. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan induksi poliploidi menggunakan kolkisin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter morfologi bawang merah setiap perlakuan, membandingkan karakter morfologi bawang merah yang diberi perlakuan kolkisin pada konsentrasi yang berbeda dengan karakter yang tidak diberi perlakuan kolkisin, serta menghasilkan tanaman poliploidi. Penelitian dilaksanakan di Lahan Percobaan Jatimulyo Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang pada buan Juni-Agustus 2023. Penelitian terdiri atas satu faktor perlakuan yaitu konsentrasi kolkisin dan terdapat 4 taraf perlakuan yaitu presentase konsntrasi kolkisin 0 ppm, 250 ppm, 500 ppm, dan 750 ppm. Masing-masing diulang sebanyak 10 kali dan diperoleh 40 satuan percobaan. Karakter morfolologi pada seluruh perlakuan yang diberi kolkisin maupun yang tidak diberi kolkisin menunjukkan perbedaan yang nyata pada setiap variabel pengamatan. Sedangkan pada perbandingan menggunakan uji t setiap perlakuan menunjukkan hasil perbedaan yang signifikan pada beberapa variabel pengamatan diantaranya tinggi tanaman, diameter umbi, jumlah umbi, jumlah stomata, dan jumlah kromosom. Indikasi peningkatan tersebut merupakan ciri dari adanya penggandaan kromosom pada tanaman poliploid.