Erhamsyah Erhamsyah
SMP Negeri 4 Samarinda

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Produk Bernilai Guna melalui Program Trash to Treasure di SMPN 4 Samarinda Heldy Agus Theo; Giska Aswadinah; Lia Fara Camelia Nabila; Asti Ananda Riani; Muhammad Atsal Saputra; Nadine Destania Ayu Pratiwi; Vellania Salsabila; Erhamsyah Erhamsyah; Aloysius Hardoko
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i4.5519

Abstract

Permasalahan sampah di lingkungan sekolah masih perlu mendapat perhatian karena masih terdapat barang bekas yang belum dimanfaatkan dengan baik. Kegiatan Trash to Treasure dilaksanakan sebagai upaya memanfaatkan barang bekas menjadi produk bernilai guna sekaligus mendorong kreativitas dan kepedulian siswa terhadap lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan barang bekas menjadi produk yang memiliki nilai guna serta meningkatkan kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan di SMP Negeri 4 Samarinda. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan lembar penilaian. Penilaian dilakukan oleh 3 orang juri terhadap produk siswa kelas VII, VIII, dan IX berdasarkan kreativitas dan keunikan, pemanfaatan barang bekas, kesesuaian tema, serta kerapian dan estetika. Hasil penilaian menunjukkan bahwa kelas 7.10 menjadi produk terbaik tingkat VII, kelas 8.2 tingkat VIII, dan kelas 9.1 tingkat IX. Kegiatan Trash to Treasure menunjukkan bahwa pemanfaatan barang bekas dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas siswa sekaligus mendukung pengelolaan sampah di lingkungan sekolah. Pada pelaksanaan kegiatan pengabdian berikutnya, program diharapkan dapat dilakukan secara berkesinambungan melalui kegiatan pendampingan serta pelatihan yang lebih bervariasi dalam pemanfaatan barang bekas. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi terhadap peningkatan kesadaran dan perubahan perilaku siswa dalam mengelola sampah. Dengan demikian, kegiatan tidak hanya berorientasi pada penciptaan produk kreatif, tetapi juga diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan dan budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.