Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI KOMUNIKASI DAKWAH PADA KOMUNITAS BIKERS DALAM MEMBENTUK CITRA POSITIF (BIKERS DAKWAH) Saputra, Wahidin; Sugiarti, Eka; Utami, Keke Widya
INTERAKSI PERADABAN: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Program Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/interaksi.v3i1.31452

Abstract

Banyaknya citra negatif yang disematkan masyarakat kepada komunitas motor. Maka peneliti ingin menunjukkan jika dengan komunikasi yang baik, dari komunitas kepada masyarakat, dapat membuat citra tersebut berubah terutama dari bikers mualaf yang sebelumnya beragama non Islam. Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah terkait perumusan strategi komunikasi dakwah pada komunitas Bikers dalam membentuk citra positif(Bikers Dakwah). implementasi strategi komunikasi dakwah pada komunitas Bikers dalam membentuk citra positif(Bikers Dakwah). Evaluasi strategi komunikasi dakwah pada komunitas Bikers dalam membentuk citra positif(Bikers Dakwah). Serta, faktor pendukung dan penghambat strategi komunikasi dakwah pada komunitas Bikers dalam membentuk citra positif(Bikers Dakwah). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode penelitian berupa analisis deskriptif. Teori yang digunakan dalam pembahasan ini adalah teori strategi Fred R David dan teori citra yang dikemukakan oleh Frank Jefkins. Hasil pengamatan dalam penelitian ini menjelaskan bahwa melakukan strategi komunikasi pembentukan citra yang positif di masyarakat, pengurus Bikers Dakwah meyiapkan perencanaan untuk anggota agar menjadi kegiatan yang positif, tidak hanya kumpul-kumpul tidak jelas, dan semacamnya. Maka diubahlah untuk kumpul-kumpul yang positif, seperti shalat berjamaah, ngaji bareng dan semacamnya. Implementasi adanya komunikasi dari komunitas dan masyarakat, Bikers Dakwah berharap bisa menghapus stigma buruk jika komunitas motor itu identik dengan balapan, melanggar rambu lalu lintas, bersikap anarkis, dan sebagainya. Evaluasi citra berhasil ketika masyarakat mengetahui program atau kegiatan yang dilakukan Bikers Dakwah selain touring dengan mengetahui kegiatan lain di dalam komunitas seperti mengaji bersama dapat membantuk citra positif di mata masyarakat.
Implementasi Prinsip Komunikasi Islam dalam Khutbah Jumat Saputra, Wahidin; Kusmiati, Yopi
Journal of Islamic Communication Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Juli
Publisher : UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicos.2026.4.2.93-113

Abstract

This study is grounded in the strategic role of Friday sermons (khutbah Jumat) as a medium of Islamic preaching that not only conveys religious messages but also shapes the attitudes and behaviors of congregants through effective and ethical communication. The study aims to examine the implementation of Islamic communication principles in Friday sermons, particularly the practices of ‘qaulan sadidan’, ‘qaulan layyinan’, and ‘qaulan ma'rufan’, at Assalam Mosque of the Ministry of Public Works of the Republic of Indonesia in 2025. This research employed a qualitative approach using a case study method. Data were collected through direct observation of Friday sermon activities, in-depth interviews with the sermon preacher (khatib) and congregants, and document analysis of sermon manuscripts. The data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing, while triangulation was employed to ensure the trustworthiness of the findings. The results reveal that the principle of ‘qaulan sadidan’ is reflected in the delivery of factual, truthful, and scripturally grounded messages; ‘qaulan layyinan’ is manifested through the use of polite, persuasive, and non-confrontational language; while ‘qaulan ma'rufan’ is implemented through the selection of expressions that are socially appropriate and responsive to the characteristics of the congregation. These three principles complement one another in fostering effective Islamic communication and positively influencing the congregants' religious understanding and awareness. This study contributes to the advancement of Islamic communication studies, particularly in the discourse on Islamic preaching rhetoric within public religious spaces.