Yunita Sahara
Universitas islam indragiri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI MANAJEMEN TALENTA DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME APARATUR SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Yunita Sahara; Ahmad Rifa'i; Helly Khairuddin
AMNESIA (JURNAL MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA) Vol. 4 No. 3 (2026): AMNESIA (Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia)
Publisher : Indragiri Research Center (ingreat)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61167/amnesia.v4i3.327

Abstract

Profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan kunci utama dalam mewujudkan good governance di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen talenta dan kontribusinya dalam meningkatkan profesionalisme aparatur. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel 80 responden ASN , data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert 1-4 dan dianalisis menggunakan teknik rata-rata (mean). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen talenta berada pada kategori Baik dengan skor 2,94, di mana dimensi pengembangan talenta menjadi aspek paling optimal (3,23), namun dimensi perencanaan suksesi masih memerlukan penguatan (2,63). Sementara itu, profesionalisme aparatur berada pada kategori Sangat Baik dengan skor 3,26, didorong oleh integritas dan tanggung jawab moral yang tinggi sebagai pendorong utama (skor 3,40). Temuan tambahan menunjukkan kecerdasan emosional ASN berada pada kategori baik (4,12) yang mendukung efektivitas kerja tim. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa manajemen talenta berfungsi sebagai akselerator profesionalisme, namun keberhasilannya saat ini masih sangat bergantung pada integritas individu dibandingkan sistem karier formal. Disarankan agar Sekretariat DPRD mulai melembagakan instrumen 9-Box Grid untuk transparansi suksesi, memperkuat sistem penghargaan (reward) bagi pegawai berprestasi, dan melakukan pengembangan kompetensi yang tersegmentasi sesuai latar belakang pendidikan aparatur.