Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan bahan ajar inovatif dengan berbantuan Canva menggunakan model pembelajaran Visual Auditory Kinesthetic (VAK) untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa kelas V sekolah dasar. Latar belakang dari penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan pemahaman konsep metematis peserta didik pada pelajaran matematika serta kurangnya penggunaan bahan ajar yang menarik dan inovatif dalam proses pembelajaran di kelas. Pengembangan bahan ajar dilakukan untuk menciptakan media pembelajaran yang lebih interaktif, menarik,yang sesuai dengan karakteristik belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) model ADDIE dengan tahapan Analisis (Analyze), Desain (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Subjek penelitian kali ini adalah peserta didik kelas V sekolah dasar yang ada di daerah Bandung Barat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, wawancara, dan tes pemahaman konsep. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berbantuan Canva menggunakan model VAK memperoleh kategori layak yang didapatkan dari hasil validasi ahli ICT dan ahli materi. Selain itu, penggunaan bahan ajar yang dikembangkan mampu meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa yang terlihat dari meningkatnya hasil belajar dan keaktifan peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung. Bahan ajar ini juga mendapat respons positif dari guru dan peserta didik karena memiliki tampilan yang menarik, mudah digunakan, serta membantu peserta didik memahami materi dengan lebih baik. Dengan demikian, bahan ajar berbantuan Canva menggunakan model VAK dinilai efektif dan dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa kelas V sekolah dasar khusunya dalam pelajaran matematika.