Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Literasi Digital 5.0, grit, soft skill, dan hard skill terhadap Kesiapan Kerja siswa SMKN 1 Cibinong serta menguji peran Adaptabilitas Karier sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 162 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert 7 poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa grit, soft skill, hard skill, dan Adaptabilitas Karier berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kesiapan Kerja, sedangkan Literasi Digital 5.0 tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap Kesiapan Kerja. Selanjutnya, Literasi Digital 5.0, grit, soft skill, dan hard skill berpengaruh positif dan signifikan terhadap Adaptabilitas Karier. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa Adaptabilitas Karier memediasi secara penuh hubungan Literasi Digital 5.0 terhadap Kesiapan Kerja dan memediasi secara parsial hubungan soft skill terhadap Kesiapan Kerja. Sebaliknya, Adaptabilitas Karier tidak memediasi hubungan grit dan hard skill terhadap Kesiapan Kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa kesiapan kerja siswa tidak hanya ditentukan oleh penguasaan keterampilan dan karakteristik personal, tetapi juga oleh kemampuan siswa dalam beradaptasi terhadap tuntutan dan perubahan karier. Penelitian ini memberikan implikasi bagi sekolah kejuruan untuk memperkuat pengembangan soft skill, kompetensi teknis, grit, literasi digital, dan kemampuan adaptasi karier secara terintegrasi dalam mempersiapkan siswa memasuki dunia kerja.