Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS pada materi pancaindra pada murid kelas III SDN Putat Jaya 1 Surabaya. Proses pembelajaran masih didominasi oleh penjelasan guru dengan penggunaan media pembelajaran yang terbatas, sehingga murid kurang aktif dalam mengamati, bertanya, berdiskusi, dan menemukan konsep secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan Buku Lipat Pancaindra. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 30 murid kelas III SDN Putat Jaya 1 Surabaya. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar murid. Pada pra-siklus, nilai rata-rata sebesar 64,83 dengan 25 murid (83%) berada pada kategori Perlu Bimbingan. Pada Siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 74,53, dengan kategori Perlu Bimbingan menurun menjadi 10 murid (33%). Selanjutnya, pada Siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 84,00 dan tidak terdapat murid dalam kategori Perlu Bimbingan. Sebanyak 14 murid (47%) berada pada kategori Cukup, 10 murid (33%) kategori Baik, dan 6 murid (20%) kategori Sangat Baik. Dengan demikian, penerapan Discovery Learning berbantuan Buku Lipat Pancaindra dapat meningkatkan hasil belajar IPAS murid kelas III pada materi pancaindra.