Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Menentukan Fakta dan Opini melalui Model Problem-Based Learning Berbantuan Padlet pada Murid Kelas XI Rika Maharani; Shilvani Majid; Rafika Muspita Sari; Ameliya Fultami
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i4.3010

Abstract

Kemampuan menentukan fakta dan opini dalam teks argumentasi merupakan bagian penting dari literasi kritis karena menuntut murid membedakan informasi yang dapat dibuktikan dari pendapat serta memberikan alasan berdasarkan bukti tekstual. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan menentukan fakta dan opini serta keterlibatan murid kelas XI-4 SMA Negeri 2 Kisaran melalui model Problem-Based Learning berbantuan Padlet. Penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kelas model Kemmis dan McTaggart dalam dua siklus yang mencakup perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 36 murid. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, hasil pekerjaan murid, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 56,94 pada prasiklus menjadi 73,33 pada Siklus I dan 96,94 pada Siklus II. Ketuntasan klasikal meningkat dari 14% menjadi 50% dan mencapai 97%. Peningkatan juga tampak pada kemampuan murid memberikan alasan berdasarkan isi teks, memeriksa bukti, berdiskusi, serta menanggapi hasil kelompok lain. Padlet berfungsi sebagai ruang digital untuk menyajikan, membandingkan, memverifikasi, dan memperbaiki hasil identifikasi fakta dan opini secara kolaboratif. Penelitian menyimpulkan bahwa penerapan Problem-Based Learning berbantuan Padlet mendukung peningkatan kemampuan menentukan fakta dan opini sekaligus menciptakan pembelajaran yang lebih aktif dan kolaboratif. Kebaruan penelitian terletak pada pemanfaatan Padlet bukan sekadar sebagai media unggah, tetapi sebagai ruang verifikasi antarkelompok berbasis bukti tekstual. Kontribusi penelitian ini menawarkan strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang mengintegrasikan pemecahan masalah, argumentasi berbasis bukti, kolaborasi, dan literasi digital dalam pembelajaran teks argumentasi. Temuan ini memperluas praktik pembelajaran fakta dan opini dari kegiatan klasifikasi menuju proses penalaran yang menuntut pembuktian, tanggapan, dan revisi jawaban secara kolaboratif.