Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Menganalisis Struktur Teks Laporan Hasil Observasi melalui Model Problem-Based Learning Terintegrasi Pendekatan Pembelajaran Mendalam pada Murid Kelas X-6 SMA Negeri 2 Kisaran Angel Oktoria Manise Marbun; Elva Riani; Monaratue Hutasoit; Rafika Muspita Sari; Desy Sri Natalia
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i4.3012

Abstract

Kemampuan menganalisis struktur teks laporan hasil observasi tidak cukup ditunjukkan melalui ketepatan mengidentifikasi bagian teks, tetapi juga melalui kemampuan menjelaskan fungsi, isi, dan bukti yang mendasari pengelompokan struktur. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan murid kelas X-6 SMA Negeri 2 Kisaran dalam menganalisis struktur teks laporan hasil observasi melalui penerapan Problem-Based Learning yang terintegrasi dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam. Penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kelas model Kemmis dan McTaggart dalam dua siklus dengan melibatkan 36 murid. Data diperoleh melalui tes, lembar kerja murid, dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif melalui perbandingan nilai rata-rata, ketuntasan belajar, serta perubahan kualitas analisis murid. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan bertahap dari nilai rata-rata 51 dengan ketuntasan 30,56% pada prasiklus menjadi 71 dengan ketuntasan 44,44% pada siklus I, lalu meningkat menjadi 90 dengan ketuntasan 100% pada siklus II. Perubahan tidak hanya tampak pada skor, tetapi juga pada kualitas analisis, yaitu dari kecenderungan menentukan struktur berdasarkan posisi paragraf menuju kemampuan menentukan pernyataan umum, deskripsi bagian, dan deskripsi manfaat berdasarkan isi, fungsi, serta bukti tekstual. Penelitian menyimpulkan bahwa penerapan Problem-Based Learning yang dipadukan dengan Pembelajaran Mendalam, latihan terarah, diskusi, dan refleksi mendukung peningkatan kemampuan analisis struktur teks. Kebaruan penelitian terletak pada penekanan terhadap kemampuan memberikan alasan berbasis bukti dalam menentukan struktur teks, bukan sekadar ketepatan klasifikasi. Kontribusi penelitian ini memperkuat praktik pembelajaran Bahasa Indonesia yang mendorong analisis kritis, argumentatif, dan berbasis bukti. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan pembelajaran juga berkaitan dengan perubahan proses berpikir murid dari pengenalan struktural sederhana menuju pemahaman tekstual yang lebih reflektif dan sistematis.