Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kesantunan Berbahasa Penutur Bahasa Melayu Jambi di Kelurahan Pelabuhan Dagang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Soni Tantia; Akhyaruddin; Arum Gati Ningsih
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i4.3031

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis bentuk pematuhan serta pelanggaran maksim kesantunan berbahasa pada penutur bahasa Melayu Jambi di Kelurahan Pelabuhan Dagang, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan ancangan pragmatik. Data berupa tuturan lisan alami yang diperoleh melalui teknik simak, simak libat cakap, rekam, dan catat dalam berbagai ranah interaksi sosial, seperti kenduri, kerja bakti, perayaan hari besar, dan pergaulan informal. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi teori. Analisis dilakukan dengan metode padan ekstralingual yang dipadukan dengan model analisis kualitatif interaktif melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan pematuhan terhadap keenam maksim kesantunan Leech, yaitu kearifan, kedermawanan, pujian, kerendahan hati, kesepakatan, dan simpati. Pematuhan direalisasikan melalui tuturan tidak langsung, klausula pengondisian, kata tolong, partikel penghalus seperti "yo" dan "kagi", sapaan kekerabatan, pujian, persetujuan, serta ungkapan simpati. Pelanggaran maksim ditemukan terutama pada interaksi teman sebaya dan situasi kedaruratan, dengan konteks keakraban, kelelahan fisik, penilaian langsung, serta kebutuhan memberi peringatan segera. Temuan memperlihatkan bahwa realisasi kesantunan tidak hanya ditentukan oleh bentuk linguistik, tetapi juga oleh usia, jarak sosial, tujuan tuturan, dan situasi interaksi.