Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Sikap Perawat Dalam Upaya Penanganan Keselamatan Pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bintang Amin Fitri Soimah; Arifki Zainaro; Rika Yulendasari
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 4 (2026): Vol.3 No. 4 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i4.286

Abstract

Pendahuluan: Insiden pasien jatuh merupakan salah satu indikator mutu pelayanan rumah sakit yang terus dipantau karena dapat menyebabkan cedera fisik, kecacatan, bahkan kematian, serta berdampak pada kondisi psikologis pasien. Keselamatan pasien menjadi indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan keperawatan, sehingga pencegahan risiko jatuh merupakan bagian dari implementasi program patient safety. Data Komite Nasional Keselamatan Pasien (KNKP) menunjukkan masih tingginya insiden keselamatan pasien di Indonesia, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan sikap perawat dalam mendukung keselamatan pasien Tujuan: Diketahui hubungan antara sikap perawat dalam upaya penanganan keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bintang Amin tahun 2026. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain survei analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 82 perawat dari populasi 103 perawat yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square Hasil: Mayoritas responden berusia 31–40 tahun, berjenis kelamin perempuan, memiliki masa kerja 1–5 tahun, dan berpendidikan Diploma III (DIII). Sebagianbesar responden memiliki sikap baik terhadap upayapenanganan keselamatan pasien sebanyak 78responden (95,1%), sedangkan keselamatan pasiendalam kategori baik sebanyak 79 responden (96,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapathubungan yang signifikan antara sikap perawat denganupaya penanganan keselamatan pasien di ruang rawatinap Rumah Sakit Bintang Amin (p 0,000 < 0,05). Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap perawat dengan upaya penanganan keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Bintang Amin. Sikap perawat yang baik berperan dalam meningkatkan penerapan keselamatan pasien. Oleh karena itu, rumah sakit tetap perlu meningkatkan kompetensi, pengetahuan, dan sikap perawat melalui pelatihan, sosialisasi, serta evaluasi penerapan keselamatan pasien secara berkala sebagai upaya mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan serta meminimalkan risiko terjadinya insiden keselamatan pasien