Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pelatihan Simulasichoking First Aid Terhadap Keterampilan Orang Tua dalam Penanganan Tersedak pada Balita di Puskesmssukaraja Bandar Lampung Tahun 2026 Dinana Livia; Linawati Novikasari; Setiawati Setiawati
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 4 (2026): Vol.3 No. 4 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i4.302

Abstract

Latar belakang: Tersedak merupakan kondisi gawat darurat yang sering terjadi pada balita. Data WHO menunjukkan terdapat sekitar 17.537 kasus tersedak pada balita di dunia, dengan sekitar 90% kematian akibat tersedak terjadi pada kelompok usia balita. Di Puskesmas Sukaraja Bandar Lampung, pada Januari–Oktober 2025 tercatat 6 kasus tersedak. Kondisi ini menunjukkan pentingnya pelatihan simulasi choking first aid untuk meningkatkan keterampilan orang tua dalam memberikan pertolongan pertama. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pelatihan simulasi choking first aid terhadap keterampilan orang tua dalam penanganan tersedak pada balita. Tujuan: Diketahui pengaruh pelatihan simulasi choking first aid terhadap keterampilan orang tua dalam penanganantersedak pada balita di Puskesmas Sukaraja Bandar Lampung. Metode: penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan desain quasi experimental pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 orang tua yang memiliki balita usia 1–5 tahun dan dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi keterampilan sebelum dan sesudah diberikan pelatihan simulasi choking first aid, kemudian di analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: pelatihan simulasi berpengaruh terhadap keterampilan orang tua balita, sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu pilihan metode untuk melakukan keterampilan oleh puskesmas. Hasil menunjukkan bahwa rerata keterampilan ibu sebelum intervensi sebesar 13,67 dan meningkat menjadi 17,40 setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p = 0,001 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari pelatihan simulasi choking first aid terhadap keterampilan orang tua dalam penanganan tersedak pada balita. Kesimpulan: penelitian ini adalah pelatihan simulasi choking first aid efektif dalam meningkatkan keterampilan orang tua dalam menangani tersedak pada balita. Pelatihan ini dapat dijadikan salah satu metode edukasi kesehatan yang tepat untuk meningkatkan kesiapsiagaan orang tua dalam menghadapi kondisi gawat darurat pada anak