Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kota Mataram tahun 2020-2024 dilihat dari rasio desentralisasi fiskal, rasio ketergantungan fiskal, rasio kemandirian daerah, rasio efektivitas PAD, rasio efisiensi keuangan daerah, rasio keserasian belanja, dan rasio pertumbuhan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data berupa dokumentasi dan metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio derajat desentralisasi fiskal Kota Mataram tergolong rendah dengan rata-rata sebesar 28,35%, sedangkan rasio ketergantungan fiskal tergolong sangat tinggi dengan rata-rata sebesar 69,06%. Rasio kemandirian daerah sebesar 41,05% menunjukkan pola hubungan konsultatif. Rasio efektivitas PAD sebesar 109,01% termasuk kategori sangat efektif, sedangkan rasio efisiensi keuangan daerah sebesar 99,08% tergolong efisien. Rasio keserasian belanja menunjukkan dominasi belanja operasional sebesar 82,60% dibandingkan belanja modal sebesar 15,32%. Selain itu, rasio pertumbuhan PAD menunjukkan tren positif namun fluktuatif dan cenderung melambat pada akhir periode penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, Pemerintah Kota Mataram perlu meningkatkan optimalisasi PAD, pengendalian belanja daerah, serta proporsi belanja modal guna meningkatkan kemandirian dan kualitas pengelolaan keuangan daerah.