This Author published in this journals
All Journal Hipotesa
Astrid Indriyati Arsad
STIA Abdul Azis Kataloka

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Display Produk Terhadap Keputusan Pembelian Dengan Kelengkapan Produk Sebagai Variabel Moderasi Pada Toko Saburo Kota Ambon. Muhammad Rifai Muhrim; Astrid Indriyati Arsad
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 20 No 1 (2026): HIPOTESA
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh display produk terhadap keputusan pembelian dengan kelengkapan produk sebagai variabel moderasi pada Toko Saburo Kota Ambon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 30 responden yang merupakan konsumen Toko Saburo. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa display produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,325 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Kelengkapan produk juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,489 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Sementara itu, hasil uji moderasi menunjukkan bahwa interaksi display produk dan kelengkapan produk memiliki nilai signifikansi sebesar 0,182 > 0,05, sehingga kelengkapan produk tidak mampu memoderasi pengaruh display produk terhadap keputusan pembelian. Hasil uji simultan menunjukkan nilai F-hitung sebesar 168,583 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, sedangkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,951 yang berarti 95,1% keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh variabel dalam penelitian ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa display produk dan kelengkapan produk berpengaruh langsung terhadap keputusan pembelian konsumen, namun kelengkapan produk tidak berperan sebagai variabel moderasi.