Amallia Arum Hidayah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Penerapan Pencatatan Akuntansi Pada Umkm Toko Kelontong Depa Di Kecamatan Way Halim Bandar Lampung Amallia Arum Hidayah; Luke Suciati Amna; Tina Miniawati Barusman; Riswan Riswan
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol 17, No 2 (2026): September
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jak.v17i2.5059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pencatatan akuntansi, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menganalisis kesesuaian pencatatan keuangan yang diterapkan dengan praktik pencatatan akuntansi sederhana bagi UMKM pada Toko Kelontong Depa yang berlokasi di Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi langsung, wawancara mendalam dengan pemilik dan mitra pengelola usaha, serta dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber, teknik, dan waktu, sedangkan analisis data mengacu pada model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pencatatan keuangan pada Toko Kelontong Depa masih dilakukan secara sederhana dan berbasis kas, hanya terbatas pada pencatatan transaksi pembelian barang dagangan dan pengeluaran bernilai besar, sementara transaksi penjualan harian tidak dicatat secara rinci. Usaha belum menyusun laporan keuangan secara lengkap seperti laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan posisi keuangan, maupun catatan atas laporan keuangan, serta belum memisahkan sepenuhnya antara keuangan usaha dan keuangan pribadi pemilik. Kendala utama yang menghambat penerapan pencatatan akuntansi meliputi keterbatasan pengetahuan dan pemahaman mengenai akuntansi, keterbatasan waktu akibat kesibukan mengelola operasional usaha secara mandiri, keterbatasan sumber daya manusia, belum dimanfaatkannya teknologi berupa aplikasi pencatatan keuangan, serta kebiasaan menjalankan pencatatan secara manual dan sederhana. Berdasarkan temuan penelitian, disarankan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kelengkapan pencatatan, mulai menyusun laporan keuangan sederhana, serta mengikuti pelatihan dan pendampingan terkait akuntansi sederhana maupun pemanfaatan aplikasi pencatatan keuangan agar pengelolaan usaha menjadi lebih terarah dan dapat mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.