Fziatun Nafiah
Universitas Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas LKPD Berbasis Budaya Lokal Menggunakan Model Problem Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Fziatun Nafiah; Muhammad Turmuzi; Deni Hamdani
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 6 No. 3 (2026): September 2026
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v6i3.1388

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis penting dikembangkan dalam pembelajaran matematika. Salah satu upaya meningkatkannya adalah menggunakan LKPD berbasis budaya lokal melalui model Problem Based Learning. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas LKPD berbasis budaya lokal menggunakan model Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII SMPN 16 Mataram Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. Populasi berjumlah 132 siswa kelas VII SMPN 16 Mataram. Sampel dipilih menggunakan cluster random sampling, yaitu VII B sebagai kelas eksperimen sebanyak 30 siswa dan VII A sebagai kelas kontrol sebanyak 31 siswa. Kelas eksperimen memperoleh pembelajaran menggunakan LKPD berbasis budaya lokal melalui model Problem Based Learning, sedangkan kelas kontrol memperoleh pembelajaran langsung tanpa LKPD. Hasil uji-t setelah normalitas dan homogenitas menunjukkan nilai , sehingga terdapat perbedaan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis antara kedua kelas. Rerata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,755 berkategori tinggi, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,594 berkategori sedang. Effect Size sebesar 1,043 termasuk kategori besar. Hasil tersebut menunjukkan peningkatan kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Dengan demikian, penggunaan LKPD berbasis budaya lokal melalui model Problem Based Learning efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII SMPN 16 Mataram.