Latar Belakang: Literasi digital merupakan kompetensi fundamental abad ke-21 yang menentukan kemampuan murid dalam memahami, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi berbasis teknologi dalam pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan media pembelajaran berbasis teknologi terhadap peningkatan kemampuan literasi digital murid pada mata pelajaran IPAS di SDN Randubango. Metode: Kegiatan ini menggunakan pendekatan kuasi eksperimen dengan desain pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri atas 40 murid kelas V. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda sebanyak 25 butir yang disusun berdasarkan kompetensi IPAS, kemampuan interpretasi data, serta aplikasi konsep sains dalam kehidupan nyata. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test untuk mengetahui perbedaan signifikan antara hasil sebelum dan sesudah penerapan program. Hasil: Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan literasi digital murid setelah intervensi pembelajaran berbasis teknologi. Rata-rata nilai posttest lebih tinggi dibandingkan pretest, yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep IPAS serta kemampuan interpretasi dan penerapan pengetahuan dalam konteks nyata. Tidak ditemukan organisme biologis dalam kegiatan ini karena fokus kajian berada pada aspek kemampuan kognitif murid. Kesimpulan: Kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran berbasis teknologi secara signifikan meningkatkan literasi digital murid. Hal ini terlihat dari perbedaan hasil pretest dan posttest yang dianalisis melalui uji t-test, sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan berbasis teknologi efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar.