Background: Kemampuan literasi siswa sekolah dasar, khususnya dalam memahami kosakata Bahasa Indonesia, masih tergolong rendah karena pembelajaran belum memanfaatkan media interaktif secara optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan literasi kosakata siswa kelas I sekolah dasar melalui penguatan kompetensi guru menggunakan media Wordwall tipe Match-Up. Metode: Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan pendidikan masyarakat, pelatihan, dan pendampingan kepada guru kelas I sekolah dasar. Pengumpulan data menggunakan desain pretest-posttest dengan pendekatan kuasi eksperimen terhadap 28 siswa. Instrumen penelitian berupa tes literasi sebanyak 20 butir soal yang terdiri atas 10 soal pilihan ganda dan 10 soal mencocokkan gambar dengan kata sesuai indikator literasi siswa kelas I sekolah dasar. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test. Hasil: Rata-rata kemampuan literasi siswa meningkat dari 62,14 pada pretest menjadi 84,32 pada posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 yang menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi siswa secara signifikan setelah guru menerapkan pembelajaran menggunakan media Wordwall tipe Match-Up. Hasil observasi juga menunjukkan peningkatan kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran interaktif dan meningkatnya partisipasi siswa selama pembelajaran berlangsung. Kesimpulan: Kegiatan pendampingan guru menggunakan media Wordwall tipe Match-Up terbukti mampu meningkatkan kemampuan literasi kosakata siswa kelas I sekolah dasar serta memperkuat kompetensi guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi yang interaktif dan menyenangkan.