Perkembangan teknologi digital memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam mengakses informasi, berkomunikasi, dan menjalankan aktivitas akademik, tetapi juga meningkatkan risiko penipuan online. Literasi digital diperlukan agar mahasiswa mampu memahami, mengevaluasi, dan menggunakan informasi digital secara aman serta bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara literasi digital dan kemampuan mencegah penipuan online pada mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Bhinneka PGRI Tulungagung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Populasi penelitian berjumlah 344 mahasiswa angkatan 2022–2025, sedangkan sampel berjumlah 100 responden yang ditentukan melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan analisis deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, dan korelasi Pearson dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital mahasiswa berada pada kategori baik. Indikator cakap digital memperoleh nilai rata-rata tertinggi sebesar 4,53 atau 90%, sedangkan indikator aman digital dan etika digital masing-masing memiliki rata-rata 3,88 dan 4,12. Kemampuan mencegah penipuan online juga berada pada kategori baik, dengan indikator tindakan pencegahan memperoleh nilai rata-rata tertinggi sebesar 4,10 dan item tertinggi 4,39 atau 88%. Uji korelasi Pearson menghasilkan nilai koefisien 0,764 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, terdapat hubungan yang kuat, positif, dan signifikan antara literasi digital dan kemampuan mencegah penipuan online. Semakin tinggi literasi digital mahasiswa, semakin tinggi pula kemampuan mereka dalam mencegah penipuan online.