Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Kepadatan Penduduk terhadap Kesehatan Masyarakat & Lingkungan di Kecamatan Medan Tembung Ghaly Fathur Rahman; Muhammad Ikhsan Fadhilah; Pramudya Gandara
Jurnal Kewirausahaan Cerdas dan Digital Vol. 2 No. 6 (2025): Desember: Jurnal Kewirausahaan Cerdas dan Digital
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jukerdi.v2i6.1212

Abstract

Population density plays a critical role in shaping public health outcomes and environmental quality, particularly in rapidly urbanizing regions. This study aims to analyze the relationship between high population density and its impacts on sanitation conditions, air quality, access to clean water, and the incidence of various diseases in densely populated areas. The research adopts a qualitative descriptive approach by combining a comprehensive literature review with field observations conducted in several urban areas characterized by high population concentration. The findings reveal that increased population density is closely associated with environmental degradation, including inadequate sanitation systems, reduced air quality due to pollution, and limited availability of clean water. These environmental challenges contribute directly to a higher prevalence of health problems, such as respiratory infections, waterborne diseases, and other communicable illnesses. Overcrowded living conditions also intensify the spread of diseases, placing additional pressure on public health infrastructure. Furthermore, the study highlights that insufficient public facilities and poor environmental management exacerbate the negative effects of population density on both health and the environment. To address these challenges, effective strategies are required, including population growth control, improved urban planning, and enhanced investment in public health and environmental sanitation facilities. Strengthening community awareness and participation in maintaining environmental cleanliness is also essential. Overall, this study emphasizes the need for integrated policies that balance population management with sustainable environmental and public health development.
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir melalui Penanaman Mangrove sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan di Desa Kuala Indah T. Tanzil Azhari Risky; Fatkhur Rohman; Muhammad Rafly Kurniawan; Muhammad Ikhsan Fadhilah; Marsya Dwi Rani Nasution
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i2.1611

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran yang sangat penting dalam mempertahankan stabilitas garis pantai, mencegah erosi pantai, serta mendukung kehidupan masyarakat nelayan yang menggantungkan hidupnya di daerah pesisir. Kegiatan pengabdian tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir Desa Kuala Indah dengan menanam bibit mangrove, sebagai langkah untuk menjaga dan melestarikan ekosistem lingkungan. Kegiatan tersebut dilakukan secara bersama-sama oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sumatera, Utara, pemerintah desa, serta narasumber yang bertugas sebagai Duta Mangrove setempat yaitu Bapak Amar. Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dana dari Corporate Social Responsibility (CSR) yang disumbangkan oleh PT Indonesia Asahan Aluminium (PT Inalum). Metode pelaksanaannya mencakup beberapa tahapan, yaitu tahap sosialisasi, pemberian bibit, pemberian edukasi teknis, pelaksanaan penanaman secara langsung, serta tahap evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kerja sama antar berbagai pihak berhasil meningkatkan keterlibatan masyarakat, memperkuat sikap memiliki terhadap ekosistem mangrove, serta menghasilkan model pemberdayaan masyarakat pesisir yang dapat dijadikan contoh untuk digunakan kembali dalam mendukung pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.