Abstract Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan standar Leading Quality Assurance (LQA) terhadap kinerja Front Desk Agent di Hotel X, Mega Kuningan, mengingat adanya kesenjangan antara standar LQA dengan realitas pelayanan di lapangan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel terdiri dari 15 Front Desk Agent (total sampling) untuk variabel penerapan LQA dan 7 atasan (purposive sampling) untuk variabel kinerja. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman Temuan: Penerapan LQA berada pada kategori tinggi (rerata=4,14), sedangkan kinerja Front Desk Agent berada pada kategori sangat tinggi (rerata=4,30). Uji korelasi Spearman menunjukkan nilai rho=0,345 (p=0,448>0,05), yang berarti tidak terdapat pengaruh signifikan penerapan LQA terhadap kinerja Front Desk Agent.Keterbatasan: Temuan penelitian ini terbatas pada Hotel X karena jumlah sampel yang kecil (N=7 untuk variabel kinerja) dan tidak dapat digeneralisasi. Penelitian selanjutnya sebaiknya melibatkan tamu hotel sebagai responden untuk mendapatkan penilaian kinerja yang lebih objektif. Kebaruan: Penelitian ini memberikan bukti empiris tentang implementasi LQA di hotel mewah Jakarta, yang mengungkapkan bahwa meskipun penerapan LQA dan kinerja FDA tergolong tinggi, pengaruh statistiknya tidak signifikan, sehingga mengindikasikan adanya faktor lain yang lebih dominan dalam mempengaruhi kinerja. Kata kunci: bukti empiris; front desk agent; hotel mewah; kinerja; pengukuran kinerja