Welling Mersi Erika Dohona
Universitas Nias

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH LAYANAN PENGUASAAN KONTEN FORMAT KLASIKAL DAN TEKNIK SELF REGULATED LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA Welling Mersi Erika Dohona; Famahato Lase; Hosianna Rodearni Damanik; Tiara Aulia Pradina
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i4.14841

Abstract

Learning motivation is an important factor influencing students' engagement and success in the learning process; however, low levels of learning motivation remain a challenge, highlighting the need for guidance and counseling services that can strengthen students' engagement and learning independence. One potential approach is to integrate classical-format content mastery services with Self-Regulated Learning techniques to help students develop effective learning strategies while managing their own learning processes. This study aimed to analyze the effect of classical-format content mastery services and Self-Regulated Learning on students' learning motivation at SMP Negeri 3 Hiliserangkai, both partially and simultaneously. The study employed a quantitative approach with an explanatory research design. The sample consisted of 30 eighth-grade students from class VIII B selected through purposive sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and observation sheets and were analyzed using descriptive statistics, prerequisite tests, and multiple linear regression through the t-test, F-test, and coefficient of determination. The results showed that content mastery services had a significant effect on learning motivation, with a t-value of 5.943 and a significance value of 0.000, while Self-Regulated Learning also had a significant effect, with a t-value of 4.647 and a significance value of 0.000. Simultaneously, both variables had a significant effect on learning motivation, with an F-value of 59.535 and a significance value of 0.000. The mean learning motivation score also increased from 40.63 in the Pretest to 80.23 in the Posttest. These findings indicate that integrating classical-format content mastery services with Self-Regulated Learning can serve as an effective strategy for strengthening students' learning motivation. ABSTRAK Motivasi belajar merupakan faktor penting dalam menentukan keterlibatan dan keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran, namun pada praktiknya masih ditemukan siswa dengan motivasi belajar yang rendah sehingga diperlukan layanan bimbingan dan konseling yang mampu mendorong keterlibatan serta kemandirian belajar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mengintegrasikan layanan penguasaan konten format klasikal dengan teknik Self-Regulated Learning untuk membantu siswa mengembangkan strategi belajar sekaligus kemampuan mengatur proses belajarnya secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh layanan penguasaan konten format klasikal dan Self-Regulated Learning terhadap motivasi belajar siswa di SMP Negeri 3 Hiliserangkai, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa kelas VIII B yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat, dan regresi linear berganda melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan penguasaan konten berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar dengan nilai t hitung 5,943 dan signifikansi 0,000, sedangkan Self-Regulated Learning juga berpengaruh signifikan dengan nilai t hitung 4,647 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar dengan nilai F hitung 59,535 dan signifikansi 0,000. Rata-rata skor motivasi belajar juga meningkat dari 40,63 pada Pretest menjadi 80,23 pada Posttest. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi layanan penguasaan konten format klasikal dan Self-Regulated Learning dapat menjadi strategi yang efektif dalam memperkuat motivasi belajar siswa.