Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI PEMANFAATAN APLIKAS JOM DINAS PARIWISATA KOTA DUMAI Syafhendry; Rizky Setiawan; Zatil Aqhillah Rizalti; M Ridho Prasetyo
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Agustus 2026 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Sosialisasi Pemanfaatan Aplikasi Jom Dinas Pariwisata Kota Dumai” dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat serta pelaku pariwisata dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai media informasi dan promosi pariwisata. Perkembangan teknologi informasi telah memberikan peluang bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperluas akses informasi mengenai destinasi, atraksi, fasilitas, dan potensi wisata daerah. Kota Dumai memiliki berbagai potensi pariwisata yang perlu didukung melalui pemanfaatan media digital yang efektif. Aplikasi Jom Ke Dumai menjadi salah satu instrumen digital yang dimanfaatkan dalam mendukung promosi destinasi pariwisata Kota Dumai. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta mengenai fungsi, manfaat, serta tata cara pemanfaatan aplikasi Jom Ke Dumai sebagai sarana memperoleh dan menyebarluaskan informasi pariwisata. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, penyampaian materi, demonstrasi penggunaan aplikasi, praktik langsung, diskusi, dan tanya jawab. Peserta diberikan pemahaman mengenai fitur aplikasi, cara mengakses informasi destinasi wisata, serta pemanfaatan aplikasi sebagai media promosi dan penyebaran informasi kepada masyarakat dan wisatawan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi pemanfaatan aplikasi dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya transformasi digital dalam pengembangan pariwisata. Pemanfaatan aplikasi secara optimal diharapkan dapat memperkuat keterhubungan antara pemerintah daerah, pelaku usaha pariwisata, masyarakat, dan wisatawan. Digitalisasi pariwisata juga dapat menjadi instrumen untuk meningkatkan daya jangkau promosi serta memperkenalkan potensi destinasi Kota Dumai secara lebih luas. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatan literasi digital masyarakat dan mendukung pengembangan ekosistem pariwisata Kota Dumai yang lebih informatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK SADAR WISATA KOTA DUMAI Rizky Setiawan; Syafhendry; Zatil Aqhillah Rizalti; M Ridho Prasetyo
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Agustus 2026 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v4i2.202

Abstract

The empowerment of Tourism Awareness Groups (Kelompok Sadar Wisata or Pokdarwis) is a strategic effort to increase community participation in sustainable regional tourism development. Dumai City has tourism potential that can be developed through strengthening community capacity, improving service quality, and managing tourism destinations based on local potential. However, tourism development still requires support in the form of improved knowledge, skills, creativity, and institutional capacity of tourism awareness groups so that they can play an optimal role in destination management. This community service activity aims to enhance the capacity of Tourism Awareness Groups in Dumai City to support participatory, innovative, and sustainable tourism development. The activity is designed to be implemented through socialization, presentations, interactive discussions, and mentoring on tourism destination management, visitor services, tourism promotion, and strengthening community participation in maintaining the cleanliness, safety, and environmental sustainability of tourist destinations. This activity is expected to improve the understanding and skills of Pokdarwis members, strengthen cooperation between local communities and the regional government, and encourage the development of local tourism potential as a source of community economic growth. The empowerment of Pokdarwis is expected not only to improve the quality of tourism destination management but also to foster collective awareness that successful tourism development requires active community participation and collaboration among stakeholders. Therefore, strengthening the capacity of Pokdarwis is an essential component in realizing competitive and sustainable tourism in Dumai City.