Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, dalam memanfaatkan gula aren, jahe, dan daun kelor melalui hilirisasi produk Gula Aren Herbal Jahe–Kelor (JAKGA). Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui edukasi, pre-test, demonstrasi, praktik pembuatan produk, pendampingan pengemasan, serta pengenalan kewirausahaan dan pemasaran dasar. Evaluasi pengetahuan dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan rata-rata skor pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 75,1 menjadi 89,6 atau sebesar 14,5 poin. Peserta juga memperoleh pengalaman praktik dalam pengolahan dan pengemasan JAKGA. Kegiatan menghasilkan produk JAKGA dengan kemasan sederhana serta modul dan leaflet sebagai luaran pendukung. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi dan praktik partisipatif dapat menjadi tahap awal dalam meningkatkan pengetahuan dan pengalaman pengolahan produk berbasis potensi lokal. Pengembangan selanjutnya diperlukan melalui pengujian mutu dan keamanan produk serta penguatan kemasan, pemasaran, dan pendampingan produksi. Improving Community Knowledge and Skills through the Downstreaming of Innovative Ginger–Moringa Herbal Palm Sugar Products (JAKGA) Abstract This Community Service Activity aimed to improve the knowledge of the community in Pudak Village, Kumpeh Ulu District, Muaro Jambi Regency, in utilizing local resources, namely palm sugar, ginger, and moringa leaves, through the downstreaming of Ginger–Moringa Herbal Palm Sugar (JAKGA). The activity was conducted using a participatory approach through coordination and preparation, education, pre-test, demonstration, JAKGA production practice, simple packaging assistance, and an introduction to entrepreneurship and basic marketing. Knowledge evaluation was conducted using pre-test and post-test questionnaires, which were analyzed descriptively by comparing the mean scores before and after the activity. The evaluation results showed that the mean knowledge score increased from 75.1 in the pre-test to 89.6 in the post-test, representing an increase of 14.5 points. In addition to increased knowledge, the activity provided participants with practical experience in material preparation, washing, cutting or slicing, processing, grinding, filling, and simple packaging. The activity produced JAKGA products with simple packaging, along with supporting outputs in the form of a module and leaflet. The results indicate that a participatory education and practical approach can serve as an initial step in improving knowledge and providing experience in processing products based on local resources. Further development is needed through product quality and safety testing, improved packaging and marketing, and continuous production assistance.