Muh. Fadhil Mubarok
Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Bosowa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RESIDIVISME TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI KOTA MAKASSAR DALAM PERSPEKTIF KRIMINOLOGIS Muh. Fadhil Mubarok; Basri Oner; Ruslan Mustari
Clavia Vol. 24 No. 2 (2026): Clavia : Journal of Law, Agustus 2026
Publisher : Faculty Of Law Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/clavia.v24i2.9987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab terjadinya residivis tindak pidana penyalahgunaan narkotika di Kota Makassar serta mengkaji upaya penanggulangannya dalam perspektif kriminologi. Penelitian menggunakan tipe kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi di Rumah Tahanan Kelas I Makassar serta Polrestabes Makassar, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, literatur ilmiah, dan dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa residivisme dipengaruhi oleh ketergantungan narkotika, tekanan ekonomi, lingkungan sosial yang tidak mendukung, lemahnya pembinaan dan rehabilitasi di lembaga pemasyarakatan, serta faktor psikologis pelaku. Upaya penanggulangan dilakukan melalui pendekatan penal dan non-penal, yang meliputi penegakan hukum, pelaksanaan rehabilitasi dan pembinaan, serta kerja sama antarinstansi. Namun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala struktural dan teknis sehingga belum sepenuhnya efektif dalam menekan angka residivisme. Oleh karena itu, diperlukan penguatan rehabilitasi berbasis medis-psikososial serta program reintegrasi sosial yang berkelanjutan. This study aims to analyze the factors causing recidivism in narcotics abuse crimes in Makassar City and to examine the countermeasures undertaken from a criminological perspective. The research employs a qualitative method with a descriptive approach. Primary data were obtained through interviews and observations at the Class I Makassar Detention Center and the Makassar Metropolitan Police Office, while secondary data were collected through literature review of statutory regulations, books, scientific journals, and relevant documents. The findings indicate that recidivism is influenced by drug dependency, economic pressure, unsupportive social environments, weak rehabilitation and correctional guidance programs, and psychological factors of the offenders. Countermeasures are implemented through both penal and non-penal approaches, including law enforcement, rehabilitation and correctional programs, and inter-agency cooperation. However, these efforts have not been fully effective due to structural and technical constraints. Therefore, strengthening medical and psychosocial rehabilitation as well as sustainable social reintegration programs is essential to reduce recidivism rates.