Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HOW STUDENTS PERCEIVE TRUE-FALSE AND MULTIPLE-CHOICE READING TEST ITEMS WITH LOCAL LUCTURE Sri Wahyuni Thamrin; Andi Anugrah M; Syayyidina Ali; Nurbiati
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/language.v6i4.15608

Abstract

ABSTRAK This study employed a descriptive-comparative research design to analyze students’ perceptions of True–False (TF) and Multiple-Choice Questions (MCQ) reading test formats incorporating local culture passages. The research was conducted at Universitas Muhammadiyah Bulukumba, South Sulawesi, Indonesia, during [month–month, year]. The participants were 43 EFL students who completed both reading test formats. Data were collected through a perception questionnaire and follow-up interviews to obtain information about students’ experiences and difficulties with both test formats. The research instruments consisted of TF and MCQ reading test items, a perception questionnaire, and a semi-structured interview guide. The test items and questionnaire were reviewed by experts in English language assessment to evaluate their content relevance, language clarity, and alignment with the research objectives. Based on the expert evaluation, the instruments were considered suitable and categorized as good. The questionnaire used a five-point Likert scale, with the scores converted to a 0–100 scale for interpretation: >80.0 = Very Positive, 50.1–80.0 = Positive, and ≤50.0 = Negative. The research was conducted in five stages: (1) preparation and instrument design, (2) instrument development and expert validation, (3) data collection through test administration, questionnaire distribution, and interviews, (4) data analysis, and (5) interpretation and reporting. Questionnaire data were analyzed using descriptive statistics by calculating mean and percentage scores for each indicator. Interview data were analyzed thematically by identifying recurring responses related to students’ understanding, perceived difficulty, interest, preferences, and experiences with the two test formats. ABSTRACT Penelitian ini menggunakan desain deskriptif-komparatif untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap format soal True–False (TF) dan Multiple-Choice Questions (MCQ) dalam tes membaca berbasis teks budaya lokal. Penelitian dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Bulukumba, Sulawesi Selatan, Indonesia, pada [bulan–bulan, tahun]. Partisipan penelitian berjumlah 43 mahasiswa EFL yang mengerjakan kedua format tes membaca. Data dikumpulkan melalui kuesioner persepsi dan wawancara lanjutan untuk memperoleh informasi mengenai pengalaman dan kesulitan mahasiswa dalam mengerjakan kedua format tes. Instrumen penelitian terdiri atas soal membaca TF dan MCQ, kuesioner persepsi, dan pedoman wawancara semi-terstruktur. Soal tes dan kuesioner ditinjau oleh ahli dalam bidang asesmen bahasa Inggris untuk menilai relevansi isi, kejelasan bahasa, dan kesesuaian dengan tujuan penelitian. Berdasarkan hasil penilaian ahli, instrumen dinyatakan layak digunakan dan termasuk dalam kategori baik. Kuesioner menggunakan skala Likert lima tingkat, kemudian skor dikonversi ke skala 0–100 dengan kategori: >80,0 = Sangat Positif, 50,1–80,0 = Positif, dan ≤50,0 = Negatif. Penelitian dilaksanakan melalui lima tahap: (1) persiapan dan perancangan instrumen, (2) pengembangan dan validasi instrumen oleh ahli, (3) pengumpulan data melalui pelaksanaan tes, penyebaran kuesioner, dan wawancara, (4) analisis data, dan (5) interpretasi serta pelaporan hasil. Data kuesioner dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan menghitung skor rata-rata dan persentase pada setiap indikator. Data wawancara dianalisis secara tematik dengan mengidentifikasi respons yang berulang terkait pemahaman, tingkat kesulitan, minat, preferensi, dan pengalaman mahasiswa terhadap kedua format tes.