Muslem Ibnu
Program Studi KPI, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, IAIN Langsa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kliktivisme dari Gampong: Pemberdayaan Tengku sebagai Agen Literasi Media Digital Berbasis Moderasi Beragama dan Pencegahan Hoaks di Gampong Penyangga IAIN Langsa Muslem Ibnu; Friska Anggi Siregar
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Juli- Desember
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v6i2.16404

Abstract

Penyebaran informasi digital yang masif kerap diiringi maraknya disinformasi, hoaks, dan narasi radikalisme bernuansa agama yang berpotensi mencederai kerukunan sosial di Aceh. Di tengah struktur masyarakat gampong, Tengku memegang peranan krusial sebagai pemimpin opini (opinion leader), namun keterbatasan kecakapan digital membuat mereka rentan terpapar dan meneruskan informasi yang belum terverifikasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis riset ini bertujuan memperkuat kapasitas literasi media digital para Tengku di Gampong Penyangga Kampus IAIN Langsa. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang memadukan lokakarya interaktif, simulasi verifikasi informasi berbasis empat pilar literasi digital (digital skills, digital culture, digital ethics, dan digital safety), serta Focus Group Discussion (FGD). Evaluasi program diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test berskala Likert 1–5 terhadap 13 indikator kompetensi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman yang terukur, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata peserta dari 28,9 poin (pre-test) menjadi 49,8 poin (post-test), atau meningkat rata-rata sebesar 20,9 poin. Meskipun desain evaluasi tidak memungkinkan pengujian statistik inferensial, pola peningkatan yang konsisten di seluruh peserta mengindikasikan efektivitas program. Program ini mentransformasikan peran pasif tokoh agama menjadi agen kliktivisme positif di tingkat akar rumput yang mampu menyaring hoaks serta menyuarakan narasi moderasi beragama di ruang virtual. Kebaruan artikel ini terletak pada integrasi model PAR dengan konteks sosio-religius Aceh, yang menghasilkan model penguatan literasi media berbasis komunitas religius yang dapat direplikasi di wilayah lain.