Sipa Khopipah
Institut Agama Islam Tasikmalaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN PERKEMBANGAN FISIK MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL UCING-UCINGAN PADA KELOMPOK 4-5 TAHUN di SPS TAAM WASIILATUL HIKMAH Sipa Khopipah; Ira Anggraeni
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 8 No 2 (2026): September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/tt90f093

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan perkembangan fisik motorik kasar anak usia 4–5 tahun di SPS TAAM Wasiilatul Hikmah. Kondisi tersebut ditunjukkan oleh masih rendahnya kemampuan anak dalam berlari dengan seimbang, menjaga keseimbangan tubuh, bergerak secara terarah, serta mengikuti aturan permainan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan perkembangan fisik motorik kasar anak melalui penerapan permainan tradisional ucing-ucingan. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak kelompok usia 4–5 tahun di SPS TAAM Wasiilatul Hikmah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan fisik motorik kasar anak pada setiap siklus. Rata-rata capaian kemampuan motorik kasar meningkat dari 45,41% pada pra siklus menjadi 57% pada Siklus I, dan meningkat kembali menjadi 84% pada Siklus II. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan permainan tradisional ucing-ucingan efektif dalam meningkatkan kemampuan perkembangan fisik motorik kasar anak usia 4–5 tahun. Dengan demikian, permainan tradisional ucing-ucingan dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif kegiatan pembelajaran yang menyenangkan, aktif, dan bermakna dalam mengembangkan kemampuan motorik kasar anak usia dini.