Ferrinda Yunisha Aghnia Permana Putri
Universitas Bakti Tunas Husada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Peran Keluarga melalui Edukasi Pencegahan Narkotika dan Psikotropika di Madrasah Jama’atul Ikhwan Setiawargi Tasikmalaya Anisa Pebiansyah; Fadhiilah Nur Fariidah; Resti Rahmina Dewi; Hani Hanjani; Irma Amalia; Indah Wulandhari; Naylatul Isma; Ferrinda Yunisha Aghnia Permana Putri; Anis Riyanti; Nadia Siti Nuraeni; Elvira Putri Ramdhani; Reza Fathurrahman; Najah Najia Fakhri; Arofah Bahtiar; Marda kamila; Indri Mulyanti; Asep Irfan Feisal Oktrian; Fairuzzahwan Alharys
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2026): JPM September 2026
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v12i2.3066

Abstract

Penyalahgunaan narkotika dan psikotropika merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak multidimensional, mencakup aspek kesehatan, sosial, ekonomi, dan hukum. Keluarga, khususnya ibu, memiliki peran strategis dalam upaya pencegahan dini melalui peningkatan literasi dan pengawasan preventif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu-ibu pengajian mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika dan psikotropika serta memperkuat peran keluarga dalam pencegahannya. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan dengan pendekatan partisipatif. Pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner melalui pre-test dan post-test, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk melihat perubahan pengetahuan peserta.Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan setelah intervensi edukatif, dengan kenaikan rata-rata skor sebesar 84,2%. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan berbasis komunitas dengan pendekatan partisipatif efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan membangun persepsi risiko masyarakat. Model intervensi ini berpotensi direplikasi sebagai strategi preventif berbasis keluarga dan komunitas dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dan psikotropika secara berkelanjutan.