Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS EDUKASI KESEHATAN DAN SKRINING PROTEINURIA DALAM DETEKSI DINI RISIKO GAGAL GINJAL KRONIK PADA REMAJA: STUDI CROSS-SECTIONAL Johan Tirta; Lilin Rosyanti; Muhaimin Saranani; Indriono Hadi; Andi Mir'atul hayat Sinosi; Ni Putu Diah Ayu Wulan Maharani
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jippm.v5i2.1783

Abstract

Latar Belakang: Gagal ginjal kronik merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi meningkat pada populasi remaja. Sulawesi Tenggara mencatat 6.510 kasus dengan peningkatan signifikan pada kelompok usia 15-24 tahun periode 2021-2023. Survei awal identifikasi rendahnya konsumsi air putih pada siswa SMA Negeri 2 Kendari sebagai faktor risiko. Tujuan: Melakukan deteksi dini kegagalan risiko ginjal kronik melalui program edukasi kesehatan dan skrining proteinuria pada remaja. Metode: Penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 50 siswa. Intervensi berupa edukasi menggunakan video dan power point , evaluasi pengetahuan melalui pre-test dan post-test , serta pemeriksaan protein urin dengan metode carik celup. Hasil: Rerata pengetahuan meningkat signifikan dari 68,80 (kategori kurang baik) menjadi 98,10 (kategori sangat baik), setara dengan peningkatan 42,6%. Skrining proteinuria menunjukkan 12% hasil normal, 82% positif +1, dan 6% positif ++2. Simpulan: Program edukasi efektif meningkatkan pengetahuan pencegahan gagal ginjal kronik pada remaja. Tingginya prevalensi proteinuria menunjukkan urgensi deteksi dini berkelanjutan. Saran: Disarankan melakukan penelitian longitudinal untuk menganalisis korelasi perilaku kesehatan dengan perkembangan proteinuria serta eksplorasi komprehensif faktor risiko pada populasi remaja Indonesia.