andini fahiza zahrohmah
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Kasus: Penerapan Senam Jari pada Lansia dengan Diabetes Melitus yang Mengalami Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah: Case Study: The Application of Finger Exercises in Older Adults with Diabetes Mellitus Who Experience Fluctuations in Blood Glucose Levels andini fahiza zahrohmah; Dhian Ika Prihananto; Norma Risnasari
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 9 (2026): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i9.510

Abstract

Pendahuluan: Diabetes Mellitus sebagai penyakit metabolik kronisĀ  ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Kejadian pada Lansia meningkatkan risiko terjadinya berbagai komplikasi sehingga diperlukan intervensi nonfarmakologis yang mudah diterapkan seperti senam jari. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hasil penerapan senam jari terhadap kadar glukosa darah pada Lansia dengan Diabetes Mellitus di Puskesmas Kota Wilayah Selatan Kediri. Metode: Penelitian deskriptif kualitatif, studi kasus pada dua Lansia dengan ketidakstabilan kadar glukosa darah. Intervensi senam jari diberikan selama 3 hari berturut-turut sesuai standar operasional prosedur. Pengukuran kadar glukosa darah sewaktu dilakukan menggunakan glukometer setiap pagi sebelum pelaksanaan intervensi. Hasil: Studi kasus menunjukkan adanya penurunan kadar glukosa darah pada kedua subjek. Kadar glukosa darah Subjek I menurun dari 266 mg/dL menjadi 168 mg/dL, sedangkan pada Subjek II menurun dari 512 mg/dL menjadi 324 mg/dL setelah penerapan senam jari selama 3 hari. Kesimpulan: Penerapan senam jari berpotensi membantu menurunkan kadar glukosa darah, dapat digunakan sebagai satu intervensi keperawatan nonfarmakologis sederhana, aman, dan mudah untuk Lansia dengan ketidakstabilan kadar gula darah.