Kemampuan dribbling merupakan salah satu teknik dasar yang sangat penting dalam permainan sepak bola, namun kemampuan dribbling pemain PS. Lingsar masih tergolong rendah karena latihan yang diberikan cenderung monoton sehingga kurang mampu meningkatkan keterampilan menggiring bola secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas latihan dribbling chase down dan sudden death terhadap peningkatan hasil dribbling pemain sepak bola PS. Lingsar Tahun 2026. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan two group pretest-posttest design. Populasi penelitian berjumlah 22 pemain PS. Lingsar, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan studi populasi (total sampling) yang kemudian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 11 pemain kelompok latihan chase down dan 11 pemain kelompok latihan sudden death. Instrumen penelitian menggunakan tes keterampilan dribbling sepak bola menurut Nurhasan (2001), yang telah banyak digunakan sebagai instrumen pengukuran kemampuan menggiring bola. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan paired sample t-test dengan bantuan program SPSS 20 pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan chase down memberikan peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan dribbling (t = 4,891; p = 0,001 < 0,05), sedangkan latihan sudden death juga menunjukkan peningkatan kemampuan dribbling pada pemain setelah diberikan perlakuan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa latihan dribbling chase down dan sudden death efektif digunakan untuk meningkatkan hasil dribbling pemain sepak bola PS. Lingsar Tahun 2026.  The Effectiveness of Chase Down and Sudden Death Dribbling Training on Improving the Dribbling Performance of PS. Lingsar Football Players in 2026 Abstract Dribbling is one of the most fundamental technical skills in football, yet the dribbling ability of PS. Lingsar players was considered relatively low due to monotonous training methods that were less effective in improving ball control skills. This study aimed to determine the effectiveness of chase down and sudden death training methods in improving the dribbling skills of PS. Lingsar football players in 2026. This study employed an experimental research design using a two-group pretest–posttest design. The population consisted of 22 PS. Lingsar players. The sampling technique used was total sampling, in which all participants were divided into two groups: 11 players in the chase down training group and 11 players in the sudden death training group. The research instrument was the football dribbling skill test developed by Nurhasan (2001), which has been widely used to assess dribbling performance. Data were analyzed using descriptive statistics, normality testing, homogeneity testing, and a paired-samples t-test with SPSS version 20 at a significance level of 0.05. The results showed that the chase down training method significantly improved dribbling performance (t = 4.891; p = 0.001 < 0.05), while the sudden death training method also demonstrated improvements in players' dribbling skills after the intervention. It can therefore be concluded that both chase down and sudden death training methods are effective in improving the dribbling performance of PS. Lingsar football players.