Kiki Sudiana
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Telkom

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Peran Kelompok Seni Ngalaksa/Tarawangsa sebagai Agen Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Sosial di Desa Rancakalong, Kabupaten Sumedang Fariz Fariz; Kiki Sudiana; Erni Martini
Eastasouth Journal of Positive Community Services Vol 5 No 01 (2026): Eastasouth Journal of Positive Community Services (EJPCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejpcs.v5i01.696

Abstract

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Telkom melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Penguatan Peran Kelompok Seni Ngalaksa/Tarawangsa sebagai Agen Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Sosial” di Desa Rancakalong, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Desa ini memiliki warisan budaya tak benda berupa tradisi Ngalaksa, yaitu upacara syukur agraris yang terintegrasi dengan pertunjukan sakral Tarawangsa. Kelompok seni pengusung tradisi tersebut menghadapi berbagai tantangan, meliputi stagnasi regenerasi pelaku seni, keterbatasan kapasitas organisasi dan manajerial, pengemasan pertunjukan yang belum berkembang, minimnya dokumentasi budaya, lemahnya pemasaran digital, serta terbatasnya akses pendanaan dan kemitraan. Program menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan melibatkan Pemerintah Desa Rancakalong, Kelompok Seni Ngalaksa/Tarawangsa, BUMDes, Karang Taruna, dan PKK. Koordinasi awal dan Focus Group Discussion (FGD) dilaksanakan pada 23 Juli 2026 dengan melibatkan 13 peserta masyarakat. Hasil FGD mengonfirmasi lima permasalahan utama sekaligus menunjukkan antusiasme dan kesiapan pemangku kepentingan untuk mengikuti tahapan penguatan kapasitas. Evaluasi kegiatan awal dilakukan melalui kuesioner enam pernyataan berskala Likert. Seluruh peserta (13 orang) memberikan respons “sangat setuju” terhadap seluruh aspek yang dievaluasi, meliputi kesesuaian waktu, materi, pelayanan, kejelasan materi, keberlanjutan kegiatan, dan manfaat kegiatan. Temuan tersebut diperkuat dengan hasil observasi dan diskusi lapangan. Program ini diarahkan untuk mendukung SDGs 4, 8, 11, dan 17 serta selaras dengan Roadmap Kelompok Keahlian Digital Business and Entrepreneurship (DBES) FEB Universitas Telkom 2023–2027.