Tifani Nur Fatmawati
Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Profitabilitas, Struktur Modal, dan Likuiditas terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Tahun 2021-2024 Tifani Nur Fatmawati; Hudi Kurniawanto
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13924

Abstract

Nilai perusahaan dipandang menjadi salah satu parameter krusial yang menggambarkan seberapa jauh entitas bisnis mampu mewujudkan kemakmuran bagi para sahamnya, sekaligus berfungsi sebagai acuan bagi investor untuk menentukan keputusan investasinya. Meskipun demikian, pada rentang waktu 2021 hingga 2024, industri perbankan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia memperlihatkan pergerakan nilai perusahaan yang tidak stabil, sehingga mengindikasikan bahwa kenaikan profitabilitas, struktur modal, maupun likuiditas tidak selalu diiringi oleh kenaikan nilai perusahaan. Bersumber pada fenomena tersebut, penelitian ini disusun dengan tujuan guna menelaah pengaruh profitabilitas, struktur modal, dan likuiditas terhadap nilai perusahaan pada industri perbankan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sepanjang periode 2021-2024. Metode yang diterapkan dalam riset ini berupa pendekatan kuantitatif, dengan mengandalkan data sekunder yang dikumpulkan dari laporan tahunan masing-masing bank yang menjadi objek kajian. Sampel ditentukan dengan metode purposive sampling, dan menghasilkan 107 observasi yang lolos sesuai kriteria yang ditentukan sebelumnya. Data tersebut kemudian diolah dengan teknik regresi linier berganda memakai perangkat lunak SPSS. Hasil analisis memperlihatkan bahwa likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (signifikansi 0,031), sementara profitabilitas (signifikansi 0,148) dan struktur modal (signifikansi 0,065) tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa investor perbankan lebih responsif terhadap sinyal kemampuan bank memenuhi kewajiban jangka pendek dibandingkan sinyal laba maupun proporsi utang. Oleh karena itu, perusahaan perbankan perlu menjaga tingkat likuiditas yang sehat untuk meningkatkan nilai perusahaan dan menarik minat investor.