Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Sistem Informasi Desa Digital Terintegrasi untuk Optimalisasi Pelayanan Publik dan Tata Kelola Kependudukan Berbasis CodeIgniter Erniati Bili; Andreas Ariyanto Rangga; Emirensiana Dappa Ege
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14060

Abstract

Transformasi digital pada pemerintahan desa menjadi kebutuhan strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, efektivitas administrasi, serta tata kelola data kependudukan. Desa Ekapata, Kecamatan Wewewa Tengah, masih membutuhkan pengelolaan data penduduk, kartu keluarga, kelahiran, kematian, mutasi, pelayanan surat, pengaduan, informasi desa, dan pelaporan yang terintegrasi dalam satu platform. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Informasi Desa Digital Terintegrasi berbasis CodeIgniter untuk mendukung optimalisasi pelayanan publik dan tata kelola kependudukan di Desa Ekapata. Metode penelitian menggunakan pendekatan pengembangan sistem dengan model Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dirancang menggunakan PHP dengan framework CodeIgniter 4, MySQL sebagai basis data, serta arsitektur Model-View-Controller (MVC). Perancangan sistem divisualisasikan melalui Use Case Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram, Class Diagram, serta rancangan antarmuka. Modul utama mencakup autentikasi, dashboard, data penduduk, kartu keluarga, kelahiran, kematian, mutasi penduduk, pelayanan surat, pengaduan masyarakat, dan laporan. Hasil pengembangan berupa prototipe sistem terintegrasi yang menjadikan data kependudukan sebagai data master untuk mendukung proses pelayanan dan pelaporan. Verifikasi fungsional dilakukan melalui skenario Black Box terhadap alur utama sistem. Sistem yang dikembangkan diarahkan untuk mengurangi penginputan berulang, mempercepat pencarian data, meningkatkan keteraturan arsip, dan menyediakan informasi administrasi yang lebih terstruktur bagi pemerintah desa dan masyarakat secara transparan, cepat, dan akurat.