Muhammad Raihan Hadianto
Universitas Bina Sarana Informatika

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Sistem Informasi Pelayanan Masyarakat Berbasis Web pada Kelurahan Kademangan Andrian Fakih; Mohammad Alfi Hamzami; Muhammad Raihan Hadianto; Haryanto Haryanto; Harun Al Rasyid
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14220

Abstract

Pelayanan administrasi di Kelurahan Kademangan, Tangerang Selatan, masih dilakukan secara konvensional: warga harus datang ke kantor kelurahan, mengisi formulir kertas, dan menunggu proses verifikasi tanpa dapat memantau status permohonan, sementara petugas mencatat dan mengarsipkan permohonan tanpa sistem yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan Sistem Informasi Pelayanan Masyarakat berbasis web yang mengintegrasikan pengajuan surat secara daring, pengelolaan permohonan, informasi kelurahan, dan chatbot layanan dalam satu aplikasi. Sistem dikembangkan dengan metode Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan menggunakan UML, ERD, dan LRS, implementasi, pengujian, deployment, dan pemeliharaan. Sistem dibangun menggunakan framework Laravel 11, PHP, MySQL, Bootstrap 5, dan JavaScript, serta melayani tiga aktor, yaitu warga, admin, dan superadmin. Fitur yang diimplementasikan meliputi pengajuan sembilan jenis surat keterangan secara daring, verifikasi dengan status Pending, Disetujui, dan Ditolak, pembuatan surat dalam format PDF dan ekspor Excel, pengelolaan berita, galeri, pengumuman, dan data jangkauan wilayah, serta chatbot berbasis Google Gemini. Pengujian fungsional dengan metode Black Box Testing mencakup 345 skenario pada 14 kelompok fungsi, meliputi autentikasi, registrasi, dan pengajuan setiap jenis surat, dan seluruh skenario menghasilkan keluaran yang sesuai dengan hasil yang diharapkan. Sistem yang dihasilkan memungkinkan warga mengakses layanan administrasi dan memantau permohonan secara mandiri, serta membantu petugas kelurahan mengelola pelayanan secara lebih terstruktur dan terdokumentasi.